Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Piala Dunia U-20 Batal, Ternyata 100 Mobil Sudah Dipesan, Pengusaha Rental Gigit Jari

M.Ridwan • Senin, 3 April 2023 | 06:45 WIB
GIGIT JARI: Sejumlah pengusaha rental mobil dibawah Pawiba Bali terpaksa gigit jari karena Piala Dunia U-20 dibatlakn.
GIGIT JARI: Sejumlah pengusaha rental mobil dibawah Pawiba Bali terpaksa gigit jari karena Piala Dunia U-20 dibatlakn.
DENPASAR,radarbali.id - Fakta menyebutkan, batalnya Piala Dunia U-20 yang digelar di Bali membuat beberapa pengusaha angkutan gigit jari. Pasalnya sudah ada  yang memesan mobil yang jumlahnya sekitar seratus.  Hal itu diungkapkan Ketua Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba) I Nyoman Sudiarta, saat dihubungi kemarin (2/4/2023). Kata Sudiarta tidak hanya transportasi, banyak hotel dan restoran yang awalnya sudah dipesan namun, dibatalkan.

"Dampaknya memang ada  Bicara U20 pembatalan kegiatan sepak bola pasti ada dampaknya  karena sarana transportasi setiap eventnya bisa berjalan ikut batal juga," terangnya.

Jenis kendaraan yang dipesan untuk Piala Dunia U-20 paling banyak Toyota Kijang Reborn. Jumlahnya mungkin ada sekitar seratus. Sudiarta berharap tidak terulang lagi pembatalan seperti ini, karena di Bali hidupnya dari sektor pariwisata. "Berharap setiap kegiatan lebih bijaksana memutuskan suatu keputusan," terangnya.

Dari sisi bisnis tentunya sangat disayangkan. Sebenarnya even tersebut menjadi  kesempatan untuk meningkatkan perekonomian di Pulau Dewata.Terlebih Bali baru pulih akibat pandemi Covid-19. " Coba lihat saat Covid berapa inflasi Bali," ucapnya.

Sudiarta   berharap event internasional selanjutnya dapat terselenggara di Bali. Saat ini bisnis penyewaan kendaraan setelah  Pandemi Covid-19 sekitar 40 persen. Sebelum pandemi mencapai 80 persen , karena ada turis Tiongkok. "Hari libur sudah 100 persen di Bali (Sebelum Covid-19,red)," ucapnya.

Anggota Pawiba selain memiliki bus punya kendaraan komersial seperti Kijang. Pasar Tiongkok yang paling banyak dilayani karena yang datang ke Bali adalah grup. Sedangkan Australia dan India yang berlibur kebanyakan pasangan. "Australia dan India lebih banyak menyewa mobil-mobil komersial kayak Ertiga, Avanza dan Xenia," pungkasnya. (feb/rid) Editor : M.Ridwan
#pawiba #Piala Dunia U-20 batal #pawiba bali pusing #pesanan mobil batal #pengusaha rental gigit jari