Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Undiksha Kembangkan Wisata Muck Dive Berbasis Ekonomi Biru di Desa Pacung

R
Penulis: Rosihan Anwar❯
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mengembangkan wisata muck dive berbasis ekonomi biru di Desa Pacung, Tejakula, Buleleng.
Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mengembangkan wisata muck dive berbasis ekonomi biru di Desa Pacung, Tejakula, Buleleng.

BULELENG, radarbali.jawapos.com – Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mengembangkan wisata muck dive berbasis ekonomi biru di Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.


Advertisement

Program ini menjadi bagian dari komitmen Undiksha sebagai kampus berdampak dalam mendorong penguatan ekowisata pesisir dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. 

Program Pengembangan Wisata Muck Dive Berbasis Ekonomi Biru ini didanai melalui skema pemberdayaan masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025.

Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi antara Undiksha dan POKMASWAS Kertha Winangun Desa Pacung. 

Advertisement

Ketua Tim Pelaksana, I Nyoman Dodik Prasetia, mengatakan bahwa pengembangan wisata muck dive dirancang untuk menciptakan dampak ekonomi sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut. 

“Undiksha tidak hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga memastikan masyarakat menjadi pelaku utama dalam pengelolaan wisata selam yang berkelanjutan,” ujar Dodik Prasetia.

Melalui program ini, Undiksha menghadirkan Marine Habitat Modules (MHM), struktur buatan ramah lingkungan yang berfungsi memulihkan habitat biota makro sekaligus menciptakan spot selam baru.

Advertisement

Wisata muck dive dikenal memiliki daya tarik tinggi bagi penyelam profesional dan fotografer bawah laut karena menjadi habitat berbagai biota laut langka. 

Dodik Prasetia menambahkan, pasar wisata muck dive secara global memiliki nilai ekonomi yang besar dan menjadi peluang strategis bagi desa pesisir dengan karakter ekologis unik. 

“Dengan pengelolaan berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat, wisata muck dive dapat menjadi sumber ekonomi baru tanpa merusak lingkungan,” katanya.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, anggota POKMASWAS Kertha Winangun mengikuti pelatihan pemanduan wisata selam dan pengelolaan destinasi pada Juli hingga November 2025.

Peserta pelatihan kini siap menjadi pemandu wisata lokal, membuka peluang kerja baru bagi masyarakat desa. 

Program ini selaras dengan SDG 14 (Life Below Water) dan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), serta mendukung visi Asta Cita dalam pemerataan pembangunan desa dan transformasi ekonomi hijau-biru. 

Dengan sinergi akademisi, pemerintah, dan masyarakat, Desa Pacung diproyeksikan berkembang sebagai destinasi unggulan wisata muck dive di Bali. (dwa)

Advertisement
Editor : Rosihan Anwar
Sumber : radarbali.jawapos.com

Artikel Terkait

Program PkM, Akademisi Undiksha Dorong Pemanfaatan Sorgum Desa Panji untuk Cegah Anemia

Program PkM, Akademisi Undiksha Dorong Pemanfaatan Sorgum Desa Panji untuk Cegah Anemia

Melalui keterlibatan akademisi, potensi yang ada di masyarakat diharapkan dapat dikembangkan dengan pendekatan berbasis pengetahuan dan inovasi.

PkM Prodi Biologi Unmas Denpasar: Optimalisasi Kebun Sekolah melalui Pengenalan dan Pelestarian Flora Endemik Bali di SMAN 1 Kuta Utara

PkM Prodi Biologi Unmas Denpasar: Optimalisasi Kebun Sekolah melalui Pengenalan dan Pelestarian Flora Endemik Bali di SMAN 1 Kuta Utara

Melalui sosialisasi ini siswa diharapkan dapat mengoptimalkan kebun sekolahnya dengan flora endemik Bali sehingga nantinya dapat dijadikan media pembelajaran.

Dosen Unmas Denpasar Perkuat Kompetensi Guru MTs Generasi Emas melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam Berbasis Literasi

Dosen Unmas Denpasar Perkuat Kompetensi Guru MTs Generasi Emas melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam Berbasis Literasi

Pembelajaran tidak cukup hanya membuat siswa mampu mengingat informasi.  Guru perlu merancang pengalaman belajar yang mendorong siswa memahami makna, berpikir kritis, memecahkan masalah, melakukan refleksi, dan menghubu

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer