PPG FKIP Unmas Denpasar Perkuat Kompetensi Guru melalui Workshop Implementasi Pembelajaran Transformatif Berbasis Deep Learning

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa workshop bertajuk “Implementasi Pembelajaran Transformatif Berbasis Deep Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi” di SMP Negeri 7 Denpasar pada Kamis, 4 Juni 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 40 orang guru dan tenaga kependidikan yang antusias mengikuti rangkaian pelatihan dan diskusi yang diselenggarakan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam memperkuat kompetensi guru menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21.
Saat ini, peserta didik dituntut tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, kolaboratif, dan mampu memecahkan berbagai permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan nyata.
Oleh karena itu, guru perlu mengembangkan pembelajaran yang mampu mendorong lahirnya keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) pada peserta didik.
Dalam workshop tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep surface learning dan deep learning, serta bagaimana mengimplementasikan pembelajaran transformatif yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi.
Narasumber menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) tidak hanya berfokus pada penguasaan materi secara dangkal atau hafalan, tetapi menekankan pemahaman yang lebih mendalam, kemampuan mengaitkan konsep dengan konteks nyata, serta penerapan pengetahuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan.
Peserta juga diperkenalkan pada prinsip-prinsip utama pembelajaran mendalam, yaitu pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.
Pembelajaran berkesadaran mendorong peserta didik memahami apa yang dipelajari dan manfaatnya bagi kehidupan.
Pembelajaran bermakna menghubungkan materi dengan pengalaman nyata sehingga lebih relevan dan mudah dipahami.



