Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lima Program JAGAT Digelar di Desa Tegallinggah, Fokus Konservasi dan Mitigasi Bencana

A
Penulis: Admin Radar Bali❯
Program JAGAT di Desa Tegallinggah, Sukasada, Buleleng, mulai dari konservasi lingkungan, pemetaan wilayah rawan bencana, edukasi, penguatan kelembagaan, hingga pengelolaan sumber daya air
Program JAGAT di Desa Tegallinggah, Sukasada, Buleleng, mulai dari konservasi lingkungan, pemetaan wilayah rawan bencana, edukasi, penguatan kelembagaan, hingga pengelolaan sumber daya air

Advertisement

 

SINGARAJA, radarbali.jawapos.com - Upaya memperkuat konservasi lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana dilakukan di Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Buleleng, melalui lima program yang tergabung dalam JAGAT. Program tersebut mencakup pelestarian pohon, pemetaan wilayah rawan bencana, edukasi lingkungan, penguatan kelembagaan, hingga pengelolaan sumber daya air.

 

Advertisement

Kelima program itu yakni JAGAT KERTI, JAGAT RACANA, JAGAT WIDYA, JAGAT AMERTA, dan JAGAT TOYA. Pelaksanaannya melibatkan masyarakat Desa Tegallinggahbersama anggota PPK Ormawa dan fungsionaris HMJ Pendas.

 

Ketua PPK Ormawa, Ni Putu Sastra Pramedia, mengatakan setiap program memiliki fokus berbeda sesuai persoalan lingkungan dan kebencanaan yang menjadi perhatian di desa tersebut.

Advertisement

 

“Program JAGAT dirancang dengan fokus yang berbeda, mulai dari konservasi lingkungan, pemetaan wilayah rawan bencana, edukasi, penguatan kelembagaan, hingga pengelolaan sumber daya air,” kata Sastra, Selasa (18/8/2026).

 

JAGAT KERTI diarahkan pada pelestarian lingkungan melalui penanaman dan konservasi pohon wingin. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat dalam upaya menjaga keberadaan pohon yang memiliki keterkaitan dengan budaya dan spiritual masyarakat setempat.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer