Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahana Mahawidya (2): B-GAAD’s Leader Summit Tetapkan Bali’s Perspectives 

R
Penulis: Rosihan Anwar❯
Leader Summit serangkaian B-GAAD III Tahun 2026, digelar Selasa, 27 Oktober 2026 di Ruang Sabha Citta Mahottama, Gedung Desain Hub, ISI Bali.
Leader Summit serangkaian B-GAAD III Tahun 2026, digelar Selasa, 27 Oktober 2026 di Ruang Sabha Citta Mahottama, Gedung Desain Hub, ISI Bali.

Advertisement

 

radarbali.jawapos.com - Leader Summit serangkaian B-GAAD III Tahun 2026, digelar Selasa, 27 Oktober 2026 di Ruang Sabha Citta Mahottama, Gedung Desain Hub, ISI BALI diikuti 12 pimpinan atau perwakilan perguruan tinggi seni dan desain Asia-Pasifik, serta 18 jajaran pimpinan ISI BALI.

Leader Summit berlangsung hangat dan penuh antusias dengan beragam pandangan, berhasil melahirkan Bali’s Perspectives yang merupakan aktualisasi dari lima visi B-GAAD, Panca Mahadharma: 

Advertisement

1. Pendidikan tinggi seni dan desain merupakan pembelajaran holistik yang mengintegrasikan pengetahuan, pengalaman, dan daya kreatif.

Inisiatif mobilitas dalam berbagai bentuk, termasuk program gelar ganda (double degree), yang menghubungkan mahasiswa dan dosen seni dan desain dengan beragam budaya lokal, medan seni dan desain, serta jejaring lintas negara di kawasan Asia-Pasifik, merupakan hal yang sangat fundamental.

Inisiatif mobilitas (mobility program) menjadi elemen strategis dalam memperkuat kualitas dan reputasi pendidikan seni dan desain hari ini. 

Advertisement

2. Kreativitas dan inovasi seni dan desain harus menempatkan seniman atau desainer sebagai pencipta utama, olah tangan dan jiwa tetap menjadi unsur hakiki dalam proses penciptaan.

Teknologi kecerdasan buatan (AI) atau bentuk kecanggihan teknologi lainnya tetaplah diposisikan sebagai piranti kreatif.

Pemanfaatannya dilakukan secara bijaksana dengan tetap memastikan bahwa keutamaan penciptaan tetap menghubungkan spirit pencipta dengan makna budaya. 

3. Secara hakekat, seni dan desain dicipta untuk masyarakat. Kami sepenuhnya memahami bahwa budaya lokal merupakan sumber utama kreativitas, sekaligus sumber inspirasi yang terbuka bagi berbagai pengembangan baru, yang harus senantiasa dilakukan dengan penghormatan setinggi-tingginya terhadap budaya lokal yang telah ada.

Advertisement

Artikel Terkait

Bahana Mahawidya (5 - Habis): Gemilang Mahasiswa ISI BALI di FKI+ XIII 2026 dan PEKSIMINAS 

Bahana Mahawidya (5 - Habis): Gemilang Mahasiswa ISI BALI di FKI+ XIII 2026 dan PEKSIMINAS 

Di bidang perfilman, tim mahasiswa dari Prodi Produksi Film dan Televisi (PFTV) yang terdiri atas Kanaya Khumaira Aisya, I Dewa Putu Nova Andika Putra, I Gede Wikram Aditya Baruna, I Komang Mahkota Rama Adinata, dan Nauf

Bahana Mahawidya (4): Rektor Prof. Kun Adnyana dan Dr. Gusti Sudarta Bicara di Universitas Cornell  

Bahana Mahawidya (4): Rektor Prof. Kun Adnyana dan Dr. Gusti Sudarta Bicara di Universitas Cornell  

Pertunjukan disambut antusias masyarakat kampus dan juga alumni Cornell University, di kota Itacha, New York.  

Bahana Mahawidya (3): Pameran Seni Rupa dan Desain Internasional, Capaian Rupa Baru dan Visual Kini

Bahana Mahawidya (3): Pameran Seni Rupa dan Desain Internasional, Capaian Rupa Baru dan Visual Kini

Kurator pameran, Wayan Kun Adnyana, Jeon Dongsu, dan Warih Wisatsana mengetengahkan gagasan Soul and Sincerity in the Creation of Now Metaphor menempatkan jiwa dan ketulusan sebagai daya kreatif dalam menanggapi pengalam

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer