DENPASAR, Radar Bali.id – Pemerintah pusat mulai mematangkan skema Work From Anywhere (WFA) dan pembelajaran daring sebagai langkah strategis penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Ini gegara dampak efisiensi energi lantaran perang Amerika-Israel mengeroyok Iran dan harga minyak melejit.
Menanggapi hal ini, Kepala Disdikpora Bali, Ida Bagus Wesnawa Punia, mengaku masih menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
"Kami menunggu edaran resmi setelah Lebaran ini. Kebijakan daerah akan tetap mempedomani pusat, namun prioritas dan karakteristik lokal tetap kami pertimbangkan," kata pejabat yang akrab disapa Gus Wesnawa ini, Selasa (24/3/2026).
Kebijakan efisiensi ini diprediksi akan berdampak luas, mulai dari penyesuaian distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga peluang penyediaan bantuan kuota internet bagi siswa.
Sementara itu, Menko PMK Pratikno sebelumnya menekankan bahwa kebijakan ini akan dilakukan secara selektif. Untuk kegiatan yang bersifat praktikum, siswa tetap diwajibkan hadir secara tatap muka guna menjaga kualitas pendidikan.[*]
Editor : Hari Puspita