Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Mih, Ternyata Sekolah di Buleleng Diprediksi Overload

Donny Tabelak • Selasa, 23 Mei 2023 | 10:05 WIB
disdikpora-sekolah-tak-boleh-ambil-alih-serahkan-kepada-orang-tua
disdikpora-sekolah-tak-boleh-ambil-alih-serahkan-kepada-orang-tua
SINGARAJA – Sejumlah sekolah diprediksi akan mengalami overload atau kelebihan daya tampung pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2023/2024 mendatang. Setidaknya ada tiga sekolah yang masuk dalam peta rawan overload.

Ketiga sekolah itu adalah SMPN 2 Gerokgak, SMPN 4 Sukasada, dan SMPN 4 Singaraja. Khusus SMPN 2 Gerokgak, daya tampung sudah jadi masalah klasik yang dihadapi dari tahun ke tahun. Namun hingga kini belum ada jalan keluar.

Sementara SMPN 4 Sukasada dan SMPN 4 Singaraja baru mengalami persoalan daya tampung pada tahun ini. Kedua sekolah itu tak mampu menerima seluruh pelamar, sehingga pada tahun ajaran 2022/2023 lalu, mereka menerima siswa lebih dari kapasitas normal.

SMPN 4 Singaraja misalnya, hanya mampu menampung 352 orang siswa. Namun tahun ajaran lalu sekolah ini harus menampung 417 orang siswa. Beda halnya dengan SMPN 4 Sukasada. Sekolah itu hanya bisa menerima 176 orang siswa, tapi tahun lalu mereka harus menerima 195 orang siswa.

Khusus SMPN 2 Gerokgak, daya tampung sekolah itu hanya 352 orang. Tapi dari tahun ke tahun selalu menerima lebih dari 400 orang siswa. Bahkan tahun ajaran lalu mereka menerima 430 orang siswa.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, Ida Bagus Surya Bharata mengatakan pihaknya telah memetakan segala potensi dalam PPDB tahun ajaran mendatang. Khusus kepadatan di SMPN 2 Gerokgak, rencananya akan ditanggulangi dengan pembangunan sekolah baru.

Khusus di SMPN 4 Sukasada, rencananya sekolah akan menerapkan double shift. Sebab kapasitas ruang kelas sangat terbatas. Hanya tersedia lima unit ruang kelas untuk siswa kelas VII.

“Untuk SMPN 4 Sukasada yang awalnya membuka satu shift saja, sekarang diterapkan double shift. Sehingga di sana sudah bisa tertampung. Kami upayakan menambah ruang kelas juga di sana,” ujar Surya usai memberikan sosialisasi PPDB di SDN 3 Sambangan, kemarin (22/5).

Khusus di SMPN 4 Singaraja, Disdikpora berencana melakukan pemetaan ulang. Dari hasil pemetaan Disdikpora, pada tahun ajaran lalu terjadi penumpukan siswa yang mendaftar di SMPN 4 Singaraja. Semestinya dengan penambahan daya tampung di SMPN 4 Sukasada, jumlah pelamar di SMPN 4 Singaraja tidak membeludak.

Rencananya sebagian pelamar yang tinggal di Desa Baktiseraga akan dialihkan menuju SMPN 6 Singaraja. “Bisa diurai ke SMPN 6 Singaraja. Karena di SMPN 6 itu baru 10 rombel. Masih bisa dioptimalkan sampai 11 rombel,” tegasnya.

Asal tahu saja, PPDB 2023/2024 rencananya akan berlangsung pada akhir Juni mendatang. Khusus jenjang SD, ada 10.450 kursi yang disiapkan. Sementara pada jenjang SMP ada 10.592 kursi untuk menampung para siswa. (eps)

  Editor : Donny Tabelak
#SMPN 2 Gerokgak #disdikpora buleleng #SMPN 4 Sukasada #SMPN 4 Singaraja #pendidikan #ppdb #overload #Peserta Didik Baru