Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diduga Pemicunya Bara Api Tungku, Dapur Milik Lansia Ini Ludes Terbakar

M
Penulis: Muhammad Basir❯
HANGUS TERBAKAR : Dapur milik lansia Ni Gusti Ayu Kade Ginten, warga Banjar Ngoneng, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo., sedang dipadamkan saat terbakar.(foto:Damkar Jembrana)
HANGUS TERBAKAR : Dapur milik lansia Ni Gusti Ayu Kade Ginten, warga Banjar Ngoneng, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo., sedang dipadamkan saat terbakar.(foto:Damkar Jembrana)

Advertisement

MENDOYO, RadarBali.id– Bara api dari tungku tradisional diduga menjadi pemicu kebakaran dapur milik Ni Gusti Ayu Kade Ginten, 81, warga Banjar Ngoneng, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Selasa, 1 September 2026. Dapur semipermanen berukuran sekitar 4 x 2,5 meter itu terbakar saat ditinggal pemiliknya pergi ke kebun.

Advertisement

Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika mengatakan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.30 Wita. Saat kejadian, Ginten baru saja selesai memasak menggunakan tungku tradisional berbahan bakar kayu kering.

 ”Korban mengaku sudah mematikan tungku setelah selesai memasak. Namun, masih terdapat bara api,” terang Kompol Sartika.

Advertisement

Kondisi dapur yang menyimpan banyak bahan mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar. Di sekitar tungku terdapat tumpukan daun kelapa kering atau danyuh. Selain itu, di dalam dapur juga tersimpan kayu bakar kering dan sekitar 50 ikat sapu lidi.

Kebakaran pertama kali diketahui Dewa Komang Siramini, yang rumahnya berada di sebelah selatan dapur. Saat itu, saksi baru selesai mandi dan melihat api sudah membakar bangunan dapur. ”Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar,” imbuhnya.

Warga yang berdatangan sempat berupaya memadamkan api secara manual. Namun, usaha tersebut tak membuahkan hasil karena kobaran api semakin membesar. Salah seorang warga kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana.

Di sisi lain, pemilik dapur bersama istrinya, Ni Ketut Sekarini, saat itu baru tiba di rumah setelah pergi berbelanja. Petugas Damkar tiba sekitar pukul 10.40 Wita dengan mengerahkan empat unit armada.

Proses pemadaman berlangsung sekitar 20 menit. Sekitar pukul 11.00 Wita, api berhasil dijinakkan sehingga tidak sampai merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kasi Pemadam dan Penyelamatan Jembrana Kade Bagus Darmawan mengatakan, penanganan kebakaran melibatkan empat unit armada dengan total kapasitas tangki 16.500 liter.

Advertisement

Artikel Terkait

Kemarau Panjang Diprediksi hingga Januari, Ribuan KK di Jembrana Masih Krisis Air Bersih

Kemarau Panjang Diprediksi hingga Januari, Ribuan KK di Jembrana Masih Krisis Air Bersih

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengungkapkan, distribusi air bersih untuk 1.048 Kepala Keluarga (KK) terdampak masih dilakukan secara bergiliran.

Pekak 84 Tahun Bikin Heboh, Dikira Sudah Padam, Bakar Sampah di Kebun Berujung Kebakaran

Pekak 84 Tahun Bikin Heboh, Dikira Sudah Padam, Bakar Sampah di Kebun Berujung Kebakaran

Api yang semula dianggap sudah padam justru memicu kebakaran lahan di Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara.

Kemarau Panjang Mengering, BPBD Tabanan Pasok Ribuan Liter Air Bersih ke Selemadeg Barat

Kemarau Panjang Mengering, BPBD Tabanan Pasok Ribuan Liter Air Bersih ke Selemadeg Barat

Suplai air bersih terhadap warga yang mengalami kesulitan air di tengah dampak kemarau panjang kembali dilakukan oleh tim BPBD Tabanan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer