Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pergi Tanpa Pamit, Kakek Gung Mayun Ditemukan Tewas di Sungai, Begini Fakta Kondisi Korban

Andre Sulla • Kamis, 28 Maret 2024 | 13:08 WIB

PERGI TANPA PAMIT: Kakek Gung Mayun ditemukan warga mengambang di sungai Ayung Abianbase Mengwi Badung (27/3/2024)
PERGI TANPA PAMIT: Kakek Gung Mayun ditemukan warga mengambang di sungai Ayung Abianbase Mengwi Badung (27/3/2024)

 

MANGUPURA, radarbali.id - Sungai Ayung, di Lingkungan Banjar Semate, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, makan korban jiwa. Warga temukan jasad I Gusti Agung Gde Mayun, 82, Rabu (27/3) sekitar pukul 15.30.

Pekak ini sempat dicari keluarga karena keluar rumah tanpa pamit. 

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mengwi Kompol I Ketut Adnyana T.J mengatakan, pekak (korban) diketahui tinggal di Perum Mutiara V No. 86 Lingkungan Banjar Semate, Kelurahan Abianbase, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Baca Juga: Ditanya Pilkada, Bupati Giri Prasta Berdalih Tunggu Ketum, Cek ini Nama-nama yang Muncul!

Sesuai keterangan keluarga, yang bersangkutan keluar rumah sekitar pukul 11.00. Iya pergi tanpa pamit sehingga keluarga sudah sempat melakukan pencarian.

Lalu sekitar pukul 15.30, Warga dihebohkan dengan adanya temuan jenazah tanpa identitas, ditemukan di sungai Ayung.  Posisi telungkup. Setelah dicek ternyata benar, yang tewas adalah kakak yang dicari keluarga.

"Selanjutnya pihak keluarga menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan peristiwa tersebut," papar Kapolsek, Rabu (27/3/2024).

Baca Juga: Lelaki WNA Amerika Serikat Diamankan, Diduga Culik Bocah Cilik 8 Tahun, Begini Modusnya

Mendapatkan laporan itu, anggota mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi-saksi. Dari hasil olah TKP yang dilakukan oleh tim Identifikasi Polres Badung, pekak  diduga sudah meninggal.

Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Mangusada untuk dilakukan visum. Saat ditemukan, yang bersangkutan menggunakan baju kaos warna hitam dan celana training warna biru tua.

"Bibir mengeluarkan busa. Lecet pada pelipis kiri. Luka robek terbuka pada dahi atas kanan sepanjang 4 cm," kisahnya.

Selain itu, terdapat luka robek terbuka pada kepala bagian atas sepanjang 7 cm. Walaupun demikian, hasil identifikasi  tidak ditemukan tanda  kekerasan lainnya.

Kedalaman sungai Tukad Ayung sekira 85cm. "Kuat dugaan, luka yang dialami itu lantaran terpelesan lalu terbentur pada tembok atau bebatuan dekat sungai," tutup Kapolsek.***

Editor : M.Ridwan
#kakek #sungai ayung #pekak #Mengambang #tewas di sungai