Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Badah! Ditinggal Mudik Penyewa, Delapan Kamar Kos-Kosan di Klungkung Jadi Arang

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Jumat, 12 April 2024 | 11:55 WIB
LUDES : Kondisi delapan kamar bangunan kos berlantai dua di Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kecamatan Klungkung, ludes terbakar. ( Foto: Humas Pemkab Klungkung)
LUDES : Kondisi delapan kamar bangunan kos berlantai dua di Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kecamatan Klungkung, ludes terbakar. ( Foto: Humas Pemkab Klungkung)

 

SEMARAPURA, Radar Bali.id- Delapan kamar bangunan kos berlantai dua di Kelurahan Semarapura Klod Kangin, Kecamatan Klungkung kebakaran, Kamis (11/4/2024) sekitar pukul 09.30.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian kamar kos dalam kondisi kosong lantaran ditinggal mudik penyewanya.

Namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat api tidak hanya menghanguskan bangunan tetapi juga isi dalam kamar kos.

Kerabat pemilik bangunan kos-kosan, Putu Arya Semadi menuturkan kos-kosan tersebut berlantai dua. Di mana pada lantai dua terdapat delapan kamar kos yang tengah ditinggal mudik penyewanya.

Sekitar pukul 09.30, warga sekitar melihat asap sudah muncul dari lantai dua kos-kosan tersebut. “Pemilik rumah kos (I Made Arya Sutama, Red) waktu itu sedang ngayah (membatu pelaksanaan upacara adat, Red),” terangnya.

Melihat adanya peristiwa itu, warga pun menghubungi petugas Damkar Klungkung. Hanya saja api yang besar menurut Arya berhasil menghanguskan bangunan lantai dua beserta barang-barang yang ada di dalam delapan kamar kos yang tengah ditinggal mudik penyewanya. “Kasihan penghuni kosnya. Mereka sedang mudik, barang-barang mereka ludes terbakar,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung, Dewa Putu Suwarbawa mengungkapkan pihaknya mengerahkan lima untuk mobil Damkar Klungkung, dibantu satu unit dari Damkar Gianyar untuk memadamkan kebakaran kos tersebut. “Kami upayakan secepatnya, karena selain membakar bangunan rumah kos, kabel utama PLN juga ikut terbakar. Sementara di kanan kiri bangunan kos ini banyak bangunan warga termasuk Pura dan showroom motor depan kos yang terbakar,” bebernya.

Dikatakannya proses pemadaman kebakaran kos tersebut cukup sulit karena atap dari seng pada bangunan berjatuhan, sedangkan petugas harus ada di lantai dua untuk memadamkan api. Oleh karenanya proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam yang kemudian dilanjutkan dengan pendinginan sekitar satu jam. “Butuh waktu sekitar tiga jam,” tandasnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran, namun diduga akibat korsleting listrik. [*]

Editor : Hari Puspita
#kos-kosan #kebakaran #klungkung