Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kesal Tak Ada Kejelasan Kerjasama, Gabungan Tranportasi Desa Beraban Geruduk Nuanu City

Juliadi Radar Bali • Senin, 24 Maret 2025 | 15:01 WIB

 

TUNTUT KEPASTIAN : Anggota tranportasi Beraban Transport Community (BTC) saat mendatangi Nuanu City di Pantai Nyayi Desa Beraban, Kediri, Tabanan.(juliadi/radar bali)
TUNTUT KEPASTIAN : Anggota tranportasi Beraban Transport Community (BTC) saat mendatangi Nuanu City di Pantai Nyayi Desa Beraban, Kediri, Tabanan.(juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id - Belum tuntas masalah hukum dengan dugaan wanprestasi pembayaran proyek PT Wooden Fish Village atau Nuanu City. Dengan gugatan hukum dilayangkan oleh  PT Semesta Konstruksi Persada.

Kini Nuanu City dengan sebuah konsep kawasan pariwisata kota kreatif yang berada di Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kediri Tabanan menghadapi masalah kembali. Nuanu City digeruduk oleh sejumlah anggota tranportasi lokal yang tergabung dalan Beraban Transport Community (BTC). 

Saat mendatangi kawasan Nuanu anggota tranportasi yang tergabung dalam BTC lengkap dengan membawa spanduk. Dimana mereka membutuhkan kepastian dari managemen. 

Gabungan pekerja transport lokal ini menuntut kepastian dari pihak Nuanu. Salah satunya soal memberdayakan semua anggota koperasi BTC baik itu anggota mobil dan sepeda motor untuk mengelola transportasi yang di butuhkan oleh customer Nuanu. Mengingat jenis -jenis armada dan pilihan jenis transportasi yang dibutuhkan oleh Nuanu telah disiapkan oleh pihak koperasi kencana.

Koordinator aksi I Made Sujana atau yang akrab disapa Koder yang juga anggota  BTC berharap penyampaian aspirasi yang ia lakukan didengar oleh pihak Nuanu da diberikan semua kebijakan kepastian. 

"Kami berharap pihak managemen Nuanu respek terhadap masyarakat Desa Beraban," ungkapnya.

Sementara dari sisi tuntutan yang mereka sampaikan diantaranya. Meminta pihaknya Nuanu City memberdayakan semua anggota koperasi baik itu anggota mobil dan sepeda motor untuk mengelola transportasi yang dibutuhkan oleh customer Nuanu. Mengingat jenis -jenis armada dan pilihan jenis transportasi yang di butuhkan oleh nuanu telah disiapkan oleh pihak koperasi kencana.

Kemudian mereka meminta kerjasama yang jelas dengan pihak Nuanu dengan koperasi kencana dengan MOU (kontrak kerjasama) dan di setujui kedua belah pihak.

Meminta potongan kompensasi maksimal 10 persen ke perusahaan (nuanu) mengingat pangsa pasar customer yang berkunjung ke Nuanu masih dominan memakai aplikasi online dan jika potongan kompensasi 30 persen. Tentunya akan berpengaruh ke harga yang ditawarkan ke tamu yang tidak memakai aplikasi.

Tidak menggunakan system kontrak ke personal anggota koperasi kencana guna menghindari over cost ke nuanu.

"Kerjasama dibidang transportasi ini adalah antara nuanu dan koperasi kencana sebagai perwakilan dari desa adat beraban yang bergerak di bidang transportasi," jelasnya. 

Mereka pun memberikan batasan waktu selama satu Minggu mulai disampaikannya tuntutan kalau hal tersebut tidak ditanggapi. Maka akan mendatangkan massa yang lebih besar dengan menggerakan semua elemen.

Disisi lain perwakilan dari Manajemen Nuanu Brayen menyebut pihaknya sudah sudah mendengarkan berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan oleh anggota Beraban Transport Comminity (BTC). 

"Kami menghargai usulan point-point yang mereka. Pihak akan mendikusikan kepada  manajemen sehingga ada kesepakatan," singkatnya. 

Sementara itu Kapolsek Kediri Kompol I Nyoman Sukadana membenar soal adanya aksi tersebut. "Ya benar itu aksi dilakukan pada Sabtu (23/3/2025)," ucapnya, Minggu (24/3/2025).

Aksi gabungan dari gabungan anggota tranportasi lokal Beraban Transport Community (BTC) diterima oleh manajemen Nuanu. Kemudian berjalan aman dan tertib.

"Aman terkendali dengan pengawalan dari aparat kepolisian Polres Tabanan dan Polsek Kediri," pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#demo #tabanan #Beraban #Tranportasi #pariwisata #unjuk rasa