TABANAN, Radar Bali.id – Jalur maut Denpasar-Gilimanuk kembali memakan korban jiwa. Sebuah kecelakaan "adu jangkrik" melibatkan dua sepeda motor terjadi di kilometer 38.200, Banjar Dinas Berembeng, Kecamatan Selemadeg, Tabanan, pada Sabtu (21/2/2026) malam.
Kecelakaan maut ini melibatkan I Made Kartikayasa,33, yang mengendarai Honda Beat (DK 2821 GBB) dan I Putu Aditya Eka Saputra,22, yang memacu Yamaha NMAX (DK 2250 WS).
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Berata, mengungkapkan bahwa insiden bermula saat Kartikayasa melaju kencang dari arah timur (Denpasar).
"Saat melintas di jalan lurus, pengendara Honda Beat melaju terlalu ke kanan hingga melewati as jalan," jelasnya, Minggu (22/2/2026).
Nahas, dari arah berlawanan muncul motor NMAX yang dikendarai Aditya. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat benturan keras tidak terhindarkan hingga kedua korban terpental.
Made Kartikayasa dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Puskesmas Selemadeg akibat luka parah pada bagian leher dan kepala. Sementara itu, Putu Aditya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan luka patah tulang dan robek di bagian wajah.
"Dugaan awal, kecelakaan dipicu oleh kecepatan tinggi dan kurangnya konsentrasi pengendara Honda Beat saat berkendara," punggung AKP Berata.[*]
Editor : Hari Puspita