Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Politika
icon featured
Politika

Golkar Gianyar Bimbang antara Usung Calon Sendiri atau Menumpang PDIP

07 November 2021, 10: 21: 17 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Golkar Gianyar Bimbang antara Usung Calon Sendiri atau Menumpang PDIP

Golkar Gianyar saat menggelar Rakerda Sabtu (6/11) (IB INDRA PRASETIA/ RADAR BALI)

Share this      

GIANYAR - Teriakan untuk membuat calon bupati menggelegar saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Golkar Gianyar, pada Sabtu (6/11). Namun, Golkar Gianyar tampaknya masih bimbang dalam menyongsong Pilkada 2024. Yakni antara mengusung calon sendiri atau menumpang PDIP dengan mengusung Made Agus Mahayastra, bupati incumbent dari PDIP. 

Ketua DPD II Golkar Gianyar, Kadek Era Sukadana, menyatakan Golkar saat Pilkada nanti bisa saja mengusung Made "Agus" Mahayastra atau bertarung dengan Agus. 

"Untuk agenda membuat Bupati, saya lihat ke depan bagaimana Golkar dapat menjadikan kader terbaiknya sebagai calon," ujar Kadek Era disela Rakerda yang dihadiri Ketua Golkar Bali, Sugawa Kory. Namun untuk nama calon yang akan diusung, Golkar Gianyar masih menggali.

Baca juga: Polisi Kawal TPS Pilkel, Dinas PMD Pastikan Logistik Siap

"Masih menggali, kami lihat bersama sama. Mohon masukan dari kader, tokoh, wartawan. Sehingga kami berkaca, diseleksi. Kami tidak mau diri sendiri, terbuka untuk itu," ujarnya.

Sebagai Partai yang mengoleksi lima kursi di DPRD Gianyar, pihaknya punya banyak opsi.

"Siapapun bisa. Bukan hanya dari partai. Yang penting elektabilitas. Bangun Gianyar ke depan," ungkapnya.

Saat ditanya nama Agus Mahayastra yang merupakan Bupati Gianyar dari PDIP, bukan tidak mungkin diusung Golkar. "Kalau dianggap sekarang bupati baik, why not, kami dukung. Golkar tidak antipati. Siapapun tak masalah, bisa kolaborasi jika itu Mahayastra," ujarnya.

Jumlah perolehan kursi yang dimiliki saat ini, apabila Agus Mahayastra berkenan, Golkar bisa berada di posisi calon wakil bupati.

"Bupatinya Mahayastra, Golkar wakil," ungkapnya.

Namun, apabila Agus Mahayastra atau banteng moncong putih tidak berkenan bersanding dengan partai Beringin, Golkar siap bertarung, fight.

"Atau bertarung. Kami siap  kalah siap menang. Itu biasa. Cuma jerih sing taen (takut tidak pernah, red). Ayo kita buktikan 2024," tegasnya.

Terkait Rakerda, selain menyemangati kader beringin, juga mengevaluasi kepengurusan selama setahun terakhir. "Kemarin ada pergantian pengurus yang tidak pernah hadir. Sebagai gantinya kami carikan tokoh, termasuk yang pernah jadi dewan diajak jadi pengurus " ujarnya.

Sederet tokoh mulai Bendesa dan pengusaha dilirik untuk didudukkan dalam struktur pengurus. "Untuk nama off the record. Mereka kami siapkan jadi caleg ke depan," bebernya.

Ketua Golkar Bali, Sugawa Kory menyatakan soal Pilkada Gianyar dipandang masih jauh. "Pilkada masih jauh, belum kami bahas," ujarny.

Akan tetapi, Sugawa menegaskan bahwa Golkar bukan partai pemerintah. "Kami memang harus sadar, saya ingatkan kepada seluruh kader ini bukan partai pemerintah. Tetapi bukan berarti tidak mendukung pemerintah. Kami akan mendukung pemerintah sepanjang programnya sejalan dengan keinginan masyarakat," ujarnya.

Untuk mengawal aspirasi masyarakat, Golkar menugaskan kader di Fraksi DPRD Gianyar untuk mengawasi kinerja pemerintah. "Kami tugaskan seluruh jajaran fraksi untuk mengkritisi pemerintah dengan solusi," pungkasnya.

Sementara itu, dalam Rakerda, dihadiri Ketua DPD Golkar Bali, Nyoman Sugawa Kory; Ketua KPU Gianyar, Putu Agus Tirta Suguna; Ketua Bawaslu, Wayan Hartawan dan Kepala Kesatuan Bangsa Politik Kabupaten Gianyar. Hadir pula Pengurus Kecamatan dan para simpatisan. 

(rb/dra/yor/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia