alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, May 16, 2022

Sugawa Korry: Hasil Kerja Airlangga Hartarto Menggembirakan

 

 

DENPASAR, Radar Bali– Di bawah komando dan arahan Presiden RI Joko Widodo, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dipercaya sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19. Airlangga juga mengemban tugas berat sebagai Ketua Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Ketua DPD 1 Golkar Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry SE.,MM.,Ak.,Ca menilai secara terukur, terarah, dan terencana kinerja Airlangga Hartarto menunjukkan hasil menggembirakan.

 

Indikator kerja baik Airlangga Hartarto bisa dilihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi nasional kwartal II tahun 2021. Dibandingkan kwartal II tahun 2020, menunjukkan kenaikan sebesar 7,07 persen. Tingkat pertumbuhan tersebut secara positif disumbangkan oleh semua sektor, baik tingkat konsumsi masyarakat, investasi, pengeluaran pemerintah atau government expenditure, maupun ekspor dan impor. Ini prestasi membanggakan karena capaian capaian tersebut di atas Vietnam (6,6%) dan Korsel (5,9%). Sinergitas pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan masyarakat sangat memengaruhi capaian itu.

Baca Juga:  Lampaui Target, Golkar se-Bali Kumpulkan 1.300 Kantong Darah

 

Untuk Provinsi Bali, ungkap Sugawa Korry, tingkat pertumbuhan ekonomi kwartal II tahun 2021, tumbuh positif 2,83%. Belum mampu menyamai rata-rata nasional, karena struktur ekonomi Bali sangat dipengaruhi sektor jasa pariwisata. “Di bawah komando Bapak Airlangga Hartarto bersama seluruh jajaran pemerintah, sesuai arahan Presiden RI, kita semua berharap Covid-19 bisa segera diatasi dan kita songsong bersama kebangkitan ekonomi nasional,” ungkapnya.

 

Lebih jauh, Sugawa Korry memberikan saran untuk menata ekonomi Bali ke depan agar terwujud keseimbangan baru struktur ekonomi Bali, yakni dengan konsisten dan komitmen membangun sektor pertanian berbasis teknologi. Sehingga pendekatannya adalah kualitas produksi serta produksi dengan value added atau nilai tambah yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Golkar Bali Siap Rangkul Eksportir Buah

 

Sugawa Korry juga menegaskan pentingnya mengembangkan sektor industri pengolahan dalam rangka menopang sektor pertanian dan industri kecil, industri kreatif, dan kerajinan. “Sektor pariwisata dikembangkan dengan orientasi quality  tourism dan terintegrasi dengan sektor pertanian,” ucapnya sembari menegaskan keseluruhan strategi pembangunan ekonomi Bali dimaksud dikembangkan berbasis pemberdayaan ekonomi rakyat sebagai tulang punggung bukan penonton. 

 

 

DENPASAR, Radar Bali– Di bawah komando dan arahan Presiden RI Joko Widodo, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dipercaya sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19. Airlangga juga mengemban tugas berat sebagai Ketua Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Ketua DPD 1 Golkar Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry SE.,MM.,Ak.,Ca menilai secara terukur, terarah, dan terencana kinerja Airlangga Hartarto menunjukkan hasil menggembirakan.

 

Indikator kerja baik Airlangga Hartarto bisa dilihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi nasional kwartal II tahun 2021. Dibandingkan kwartal II tahun 2020, menunjukkan kenaikan sebesar 7,07 persen. Tingkat pertumbuhan tersebut secara positif disumbangkan oleh semua sektor, baik tingkat konsumsi masyarakat, investasi, pengeluaran pemerintah atau government expenditure, maupun ekspor dan impor. Ini prestasi membanggakan karena capaian capaian tersebut di atas Vietnam (6,6%) dan Korsel (5,9%). Sinergitas pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan masyarakat sangat memengaruhi capaian itu.

Baca Juga:  Kekayaan Cabup Panji Fantastis, Sentuh Rp 65 M, Petahana Cuma Rp 5,7 M

 

Untuk Provinsi Bali, ungkap Sugawa Korry, tingkat pertumbuhan ekonomi kwartal II tahun 2021, tumbuh positif 2,83%. Belum mampu menyamai rata-rata nasional, karena struktur ekonomi Bali sangat dipengaruhi sektor jasa pariwisata. “Di bawah komando Bapak Airlangga Hartarto bersama seluruh jajaran pemerintah, sesuai arahan Presiden RI, kita semua berharap Covid-19 bisa segera diatasi dan kita songsong bersama kebangkitan ekonomi nasional,” ungkapnya.

 

Lebih jauh, Sugawa Korry memberikan saran untuk menata ekonomi Bali ke depan agar terwujud keseimbangan baru struktur ekonomi Bali, yakni dengan konsisten dan komitmen membangun sektor pertanian berbasis teknologi. Sehingga pendekatannya adalah kualitas produksi serta produksi dengan value added atau nilai tambah yang lebih tinggi.

Baca Juga:  Kubu Moeldoko Disebut Sudah Terpecah Belah

 

Sugawa Korry juga menegaskan pentingnya mengembangkan sektor industri pengolahan dalam rangka menopang sektor pertanian dan industri kecil, industri kreatif, dan kerajinan. “Sektor pariwisata dikembangkan dengan orientasi quality  tourism dan terintegrasi dengan sektor pertanian,” ucapnya sembari menegaskan keseluruhan strategi pembangunan ekonomi Bali dimaksud dikembangkan berbasis pemberdayaan ekonomi rakyat sebagai tulang punggung bukan penonton. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/