alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Panji Budi Tak Berkutik, Jaya Wira Menangi Pilkada dengan Suara Telak

TABANAN – Hasil hitung cepat Pilkada Tabanan 2020, tampaknya, sesuai prediksi. Berdasar data terbaru, pasangan calon (paslon) Komang Gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan (Jaya Wira)

menang telak melawan Anak Agung Ngurah Panji Astika – I Dewa Nyoman Budiasa (Panji Budi). Paslon Jaya Wira unggul 73,2 persen dibandingkan Panji Budi yang meraup suara 26,8 persen.

Ketua Tim Pemenangan Paket Jaya Wira, I Made Urip yang dikonfirmasi menyatakan, berdasar surat suara yang masuk, suara sementara paket Jaya-Wira sudah mencapai 73 persen suara.

Sisanya paslon nomor urut 02 (Panji-Budi). “Jadi, peta kemenangan kita sudah terlihat dengan jelas di masing-masing kecamatan.

Maka, kita sudah bisa menarik kesimpulan dari data yang masuk Jaya-Wira unggul. Saya sampaikan terima kasih banyak kepada masyarakat Tabanan

yang sudah menjatuhkan pilihannya kepada Jaya-Wira,” kata Urip didampingi Sekretaris DPC I Nyoman Arnawa di Sekretariat DPC PDIP Tabanan kemarin.

Dari laporan sementara yang diterima, kata dia, Kecamatan Marga meraup suara tertinggi sebesar 84 persen. Sedangkan di kecamatan lainnya rata-rata mendapat suara diatas 70 persen.

“Saya bersama tim sekali lagi ucapkan terimakasih karena memberikan kepercayaan atau diberikan mandat kepada Paket Jaya-Wira untuk memimpin Tabanan kedepan.

Ini membuktikan seluruh mesin partai mulai dari anak ranting, ranting, PAC hingga DPC sudah bekerja secara maksimal dan cukup efektif,” jelasnya.

Kader PDIP asal Desa Tua, Kecamatan Marga ini kembali mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Tabanan atas mandat yang diberikan kepada Jaya-Wira.

Disinggung mengenai daerah yang masih memperoleh suara lebih rendah dari prediksi, Urip menyatakan awalnya yang diprediksi rendah adalah Baturiti dan Kediri.

Namun, ternyata perolehan suara sementara di Kecamatan Kediri dan Baturiti justru meningkat. Hanya saja, untuk yang agak rendah adalah di Kerambitan yakni 65 persen.

“Nah dengan perolehan suara ini nantinya akan evaluasi kinerja politik partai kita. Kemudian juga komunikasi teman teman fraksi yang berasal di sana,” ungkapnya. 



TABANAN – Hasil hitung cepat Pilkada Tabanan 2020, tampaknya, sesuai prediksi. Berdasar data terbaru, pasangan calon (paslon) Komang Gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan (Jaya Wira)

menang telak melawan Anak Agung Ngurah Panji Astika – I Dewa Nyoman Budiasa (Panji Budi). Paslon Jaya Wira unggul 73,2 persen dibandingkan Panji Budi yang meraup suara 26,8 persen.

Ketua Tim Pemenangan Paket Jaya Wira, I Made Urip yang dikonfirmasi menyatakan, berdasar surat suara yang masuk, suara sementara paket Jaya-Wira sudah mencapai 73 persen suara.

Sisanya paslon nomor urut 02 (Panji-Budi). “Jadi, peta kemenangan kita sudah terlihat dengan jelas di masing-masing kecamatan.

Maka, kita sudah bisa menarik kesimpulan dari data yang masuk Jaya-Wira unggul. Saya sampaikan terima kasih banyak kepada masyarakat Tabanan

yang sudah menjatuhkan pilihannya kepada Jaya-Wira,” kata Urip didampingi Sekretaris DPC I Nyoman Arnawa di Sekretariat DPC PDIP Tabanan kemarin.

Dari laporan sementara yang diterima, kata dia, Kecamatan Marga meraup suara tertinggi sebesar 84 persen. Sedangkan di kecamatan lainnya rata-rata mendapat suara diatas 70 persen.

“Saya bersama tim sekali lagi ucapkan terimakasih karena memberikan kepercayaan atau diberikan mandat kepada Paket Jaya-Wira untuk memimpin Tabanan kedepan.

Ini membuktikan seluruh mesin partai mulai dari anak ranting, ranting, PAC hingga DPC sudah bekerja secara maksimal dan cukup efektif,” jelasnya.

Kader PDIP asal Desa Tua, Kecamatan Marga ini kembali mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Tabanan atas mandat yang diberikan kepada Jaya-Wira.

Disinggung mengenai daerah yang masih memperoleh suara lebih rendah dari prediksi, Urip menyatakan awalnya yang diprediksi rendah adalah Baturiti dan Kediri.

Namun, ternyata perolehan suara sementara di Kecamatan Kediri dan Baturiti justru meningkat. Hanya saja, untuk yang agak rendah adalah di Kerambitan yakni 65 persen.

“Nah dengan perolehan suara ini nantinya akan evaluasi kinerja politik partai kita. Kemudian juga komunikasi teman teman fraksi yang berasal di sana,” ungkapnya. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/