alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Sugawa Korry: Bali Butuh Strategi Tiga Kebijakan Sektoral

DENPASAR, Radar Bali- Harus ada strategi jitu demi kemajuan pembangunan Bali ke depan.  Penegasan ini disampaikan Ketua DPD 1 Golkar Bali, Dr. I Nyoman Sugawa Korry.

 

Merespons open border Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai, Rabu (14/10) hari ini, politisi sekaligus akademisi kelahiran Buleleng itu mewanti-wanti agar segalanya disiapkan dengan baik, khususnya terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

 

Pasalnya, Bali menjadi sorotan dunia internasional. Sugawa Korry pun menyoroti kebijakan pembangunan Bali.

 

Strategi tiga kebijakan sektoral tegasnya bisa menjadi jawaban atas segala permasalahan yang kini dihadapi Pulau Dewata.

 

Tiga kebijakan dimaksud mencakup pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, pembangunan sektor pariwisata, dan pembangunan sektor industri kecil serta industri menengah yang ramah lingkungan.

Baca Juga:  Rakyat Puas Kinerja Mas Sumatri, Sugawa Korry Optimis Massker Menang

 

Sugawa Korry menggarisbawahi hal ini masih sangat relevan dan penting bagi Bali.

 

“Ini sangat penting. Kebijakan pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, pembangunan sektor pariwisata, dan pembangunan sektor Industri kecil serta industri menengah yang ramah lingkungan. Masih sangat relevan dan penting bagi Bali,” tegas sosok murah senyum yang kini mengemban amanat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali itu, Rabu (13/10).

 

Tegasnya, Bali selama ini sangat bertumpu pada sektor pariwisata. Kondisi inilah yang menyebabkan saat pandemi Covid-19 melanda ekonomi di Pulau Dewata benar-benar anjlok.

 

Belajar dari kondisi ini, Sugawa Korry meminta segala sektor harus dibangun dan diperbaiki. Dengan strategi inilah Bali akan bisa menjawab tantangan demi tantangan saat pandemi berakhir.

Baca Juga:  Sugawa Korry: Atlet-Pelatih PON Bali Wajib Diganjar Bonus

 

“Bali harus menjadi daerah yang perekonomiannya seimbang. Bukan didominasi satu sektor saja,” tandasnya.

 

Imbuh Sugawa Korry tugas utama pihak eksekutif, legislatif, dan masyarakat adalah menyempurnakan, mengembangkan, dan menyinergikan sektor pengungkit perekonomian Pulau Dewata.

 

Hal ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali.

“Tugas kita bersama adalah menyempurnakan, mengembangkan, dan  menyinergikan antar sektor tersebut sehingga mampu saling menunjang dan bermuara kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali,” tegasnya. (rba) 

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR, Radar Bali- Harus ada strategi jitu demi kemajuan pembangunan Bali ke depan.  Penegasan ini disampaikan Ketua DPD 1 Golkar Bali, Dr. I Nyoman Sugawa Korry.

 

Merespons open border Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mulai, Rabu (14/10) hari ini, politisi sekaligus akademisi kelahiran Buleleng itu mewanti-wanti agar segalanya disiapkan dengan baik, khususnya terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.


 

Pasalnya, Bali menjadi sorotan dunia internasional. Sugawa Korry pun menyoroti kebijakan pembangunan Bali.

 

Strategi tiga kebijakan sektoral tegasnya bisa menjadi jawaban atas segala permasalahan yang kini dihadapi Pulau Dewata.

 

Tiga kebijakan dimaksud mencakup pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, pembangunan sektor pariwisata, dan pembangunan sektor industri kecil serta industri menengah yang ramah lingkungan.

Baca Juga:  Penempatan Aksara Bali Dipermasalahkan Polda Bali, Ini Tanggapan Dewan

 

Sugawa Korry menggarisbawahi hal ini masih sangat relevan dan penting bagi Bali.

 

“Ini sangat penting. Kebijakan pembangunan sektor pertanian dalam arti luas, pembangunan sektor pariwisata, dan pembangunan sektor Industri kecil serta industri menengah yang ramah lingkungan. Masih sangat relevan dan penting bagi Bali,” tegas sosok murah senyum yang kini mengemban amanat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali itu, Rabu (13/10).

 

Tegasnya, Bali selama ini sangat bertumpu pada sektor pariwisata. Kondisi inilah yang menyebabkan saat pandemi Covid-19 melanda ekonomi di Pulau Dewata benar-benar anjlok.

 

Belajar dari kondisi ini, Sugawa Korry meminta segala sektor harus dibangun dan diperbaiki. Dengan strategi inilah Bali akan bisa menjawab tantangan demi tantangan saat pandemi berakhir.

Baca Juga:  Bawaslu Ancam Bubarkan Kampanye yang Langgar Protokol Kesehatan

 

“Bali harus menjadi daerah yang perekonomiannya seimbang. Bukan didominasi satu sektor saja,” tandasnya.

 

Imbuh Sugawa Korry tugas utama pihak eksekutif, legislatif, dan masyarakat adalah menyempurnakan, mengembangkan, dan menyinergikan sektor pengungkit perekonomian Pulau Dewata.

 

Hal ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali.

“Tugas kita bersama adalah menyempurnakan, mengembangkan, dan  menyinergikan antar sektor tersebut sehingga mampu saling menunjang dan bermuara kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali,” tegasnya. (rba) 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/