alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Refocusing Anggaran untuk Penanganan Covid-19 di Badung Dipertanyakan

MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung melakukan refocusing anggaran untuk penanggulangan Covid-19.

Namun, refocusing anggaran ini dipertanyakan salah satu anggota DPRD Badung. Pasalnya, nominal maupun pembahasan refocusing anggaran belum semua anggota dewan Badung yang mengetahui.

Wakil Ketua I  Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria mempertanyakan perihal refocusing anggaran. Karena ia sendiri  belum menerima data refocusing anggaran.

“Mungkin saja sampai di pimpinan dibahas. Tapi kami sendiri belum mengetahui anggaran tersebut,” ungkap Satria.

Selain itu, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai anggaran refocusing di Kabupaten Badung dengan para anggota Dewan Badung.

Selain itu,  anggaran refocusing juga belum disosialisasikan oleh pimpinan. Bahkan eksekutif sudah memberikan surat permakluman.

Baca Juga:  Elite Golkar “Bermain”, PD Golkar se-Badung Kompak Mundur dari Partai

“Kalau ada pasti sampai pimpinan dewan saja. Pembahasan belum ada, nanti disahkan  pimpinan saja,” beber politisi asal Mengwi ini.

Ditanya  mengenai apakah perlu ada pembahasan bersama para anggota dewan, Satria menegaskan hal itu wajib dibahas bersama.

“Anggota kan tak ikut mengesahkan, tapi anggota wajib mengetahui,” jelasnya. Sementara  Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan jika anggaran refocusing sudah sesuai dengan prosedur.

Selain itu sudah menyampaikan ke Dewan Badung.  Ia mempertegas kembali saat adanya pandemi Covid-19 Menteri Dalam Negeri

mengeluarkan Permendagri 1 tahun 2020 yang isinya refocusing dan realokasi. “Kita sebenarnya sudah lihat prosedur saja, jangan hanya melihat satu dua,”  bebernya.

Selain itu juga Keluar Permendagri tahun 2020 tentang percepatan penanganan cuvid-19, yang memberikan eksekutif untuk kewenangannya.

Baca Juga:  Dewan Pertanyakan Keluhan Pegawai DLHK Badung

“Nah, dalam hal ini kami hanya menyampaikan kepada DPRD untuk permaklumannya. Bahkan itu sudah kita lakukan,” tegasnya.

Begitu juga Ketua DPRD Badung I Putu Parwata menegaskan, bahwa dirinya sudah membagikan data terkait refocusing di Badung.

“Kalau untuk refocusing saya di pimpinan sudah bagikan kok hasil refocusing nya,” pungkasnya. 



MANGUPURA – Pemerintah Kabupaten Badung melakukan refocusing anggaran untuk penanggulangan Covid-19.

Namun, refocusing anggaran ini dipertanyakan salah satu anggota DPRD Badung. Pasalnya, nominal maupun pembahasan refocusing anggaran belum semua anggota dewan Badung yang mengetahui.

Wakil Ketua I  Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria mempertanyakan perihal refocusing anggaran. Karena ia sendiri  belum menerima data refocusing anggaran.

“Mungkin saja sampai di pimpinan dibahas. Tapi kami sendiri belum mengetahui anggaran tersebut,” ungkap Satria.

Selain itu, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai anggaran refocusing di Kabupaten Badung dengan para anggota Dewan Badung.

Selain itu,  anggaran refocusing juga belum disosialisasikan oleh pimpinan. Bahkan eksekutif sudah memberikan surat permakluman.

Baca Juga:  Fraksi PDIP Usulkan Realokasi Dana Desa Adat di Seluruh Bali

“Kalau ada pasti sampai pimpinan dewan saja. Pembahasan belum ada, nanti disahkan  pimpinan saja,” beber politisi asal Mengwi ini.

Ditanya  mengenai apakah perlu ada pembahasan bersama para anggota dewan, Satria menegaskan hal itu wajib dibahas bersama.

“Anggota kan tak ikut mengesahkan, tapi anggota wajib mengetahui,” jelasnya. Sementara  Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan jika anggaran refocusing sudah sesuai dengan prosedur.

Selain itu sudah menyampaikan ke Dewan Badung.  Ia mempertegas kembali saat adanya pandemi Covid-19 Menteri Dalam Negeri

mengeluarkan Permendagri 1 tahun 2020 yang isinya refocusing dan realokasi. “Kita sebenarnya sudah lihat prosedur saja, jangan hanya melihat satu dua,”  bebernya.

Selain itu juga Keluar Permendagri tahun 2020 tentang percepatan penanganan cuvid-19, yang memberikan eksekutif untuk kewenangannya.

Baca Juga:  Kunjungi Sejumlah TPS, Ini Pesan Kapolda Bali

“Nah, dalam hal ini kami hanya menyampaikan kepada DPRD untuk permaklumannya. Bahkan itu sudah kita lakukan,” tegasnya.

Begitu juga Ketua DPRD Badung I Putu Parwata menegaskan, bahwa dirinya sudah membagikan data terkait refocusing di Badung.

“Kalau untuk refocusing saya di pimpinan sudah bagikan kok hasil refocusing nya,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/