alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Sudirta Gali Informasi Sosok Komjen Listyo Sigit Prabowo ke Kompolnas

DENPASAR-Anggota Komisi III DPR RI Dapil Bali I Wayan Sudirta menggali berbagai informasi tentang calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). 

 

Hal tersebut dilakukan saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI dengan Kompolnas. 

 

“Dalam RDPU tadi, banyak hal positif yang digali dari Kompolnas. Khususnya mengenai ideologi dan kerjasama dari calon Kapolri guna melengkapi pemantauan dan evaluasi yang berkaitan dengan prestasi, integritas, dan latar belakangnya” ujar Sudirta, Senin kemarin (18/1). 

 

Menurut Sudirta, selama ini dalam pencalonan Kapolri lebih ditekankan kepada prestasi, integritas dan latar belakang yang mumpuni.

 

Namun di RDPU antara Komisi III DPR RI bersama Kompolnas, Sudirta lebih mendalami permasalahan yang berkaitan dengan ideologi, terutama tentang Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. 

 

Saat RDPU, Sudirta pun, menyoroti sejauh mana komitmen Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo terhadap hal tersebut.

 

Kemudian mempertanyakan bagaimana kerjasama yang dilakukan oleh Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo baik secara ekternal dan internal.

Baca Juga:  Resmi Diperpanjang, Ini Perbedaan Aturan Saat PPKM Darurat Jilid II

 

Kompolnas pun, kata Sudirta, menggambarkan dengan baik. 

 

Bahkan Kompolnas menegaskan, tidak perlu diragukan lagi mengenai komitmen calon Kapolri terhadap ideologi.

 

“Kompolnas mengatakan masalah ideologi yang berkaitan dengan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI telah diwujudkan dengan baik dan meyakinkan oleh calon Kapolri sehingga tidak perlu diragukan lagi. Calon Kapolri juga sudah praktekan dalam kesehariannya, seperti ketika menjadi Kapolda Banten,” kata Sudirta.

 

Demikian halnya terkait kerjasama ekternal yang telah dilakukan oleh Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

 

Dia bekerjasama dengan para tokoh masyarakat maupun tokoh agama. Lalu dengan kalangan internal, kerjasama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo terjalin baik dan tidak ada kendala dengan jajaran Polda dan Polres.

 

“Jadi, berdasarkan penjelasan dari Kompolnas mengenai ideologi dan kerjasama calon Kapolri sudah sangat meyakinkan,” ucap politisi senior dari fraksi PDIP ini.

 

Selain ideologi dan kerjasama yang meyakinkan, lanjut Sudirta, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo juga diakui telah memenuhi syarat lainnya.

 

Diantaranya kompetensi, profesionalitas, prestasi, loyalitas dan track record yang bagus.

Baca Juga:  Pers Nasional Terancam,Jurnalis Bali Desak Jokowi Cabut Remisi Susrama

 

Untuk itu, Sudirta menilai, sangat tepat bila Presiden Joko Widodo mengajukan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.

 

Apalagi selama memimpin Bareskrim dia banyak mengungkap sejumlah kasus besar yang menyedot perhatian publik. Pembenahan internal juga terus digalakkan di tubuh reserse. 

 

Termasuk mengawal seluruh kebijakan pemerintah dengan membentuk beberapa satuan tugas (Satgas). Antara lain Satgas Pangan, Satgas Migas dan Satgas Kawal Investasi.

 

Terakhir, sebagai Kabareskrim, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo juga dinilai telah menyelamatkan pula uang negara sebesar Rp 222,75 miliar sepanjang Januari-Oktober 2020.

 

Dengan sejumlah prestasi seperti itu, Sudirta memprediksi Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo tidak akan mengalami hambatan saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan pada Rabu (20/1).

 

“Kita tunggu sampai uji kelayakan dan kepatutan nanti selesai, karena kita tidak boleh mendahului keputusan fraksi dan Komisi III DPR RI. Tapi saya optimistis, calon Kapolri tidak mendapat penolakan dari Komisi III DPR RI,”tukas Sudirta. 



DENPASAR-Anggota Komisi III DPR RI Dapil Bali I Wayan Sudirta menggali berbagai informasi tentang calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). 

 

Hal tersebut dilakukan saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI dengan Kompolnas. 

 

“Dalam RDPU tadi, banyak hal positif yang digali dari Kompolnas. Khususnya mengenai ideologi dan kerjasama dari calon Kapolri guna melengkapi pemantauan dan evaluasi yang berkaitan dengan prestasi, integritas, dan latar belakangnya” ujar Sudirta, Senin kemarin (18/1). 

 

Menurut Sudirta, selama ini dalam pencalonan Kapolri lebih ditekankan kepada prestasi, integritas dan latar belakang yang mumpuni.

 

Namun di RDPU antara Komisi III DPR RI bersama Kompolnas, Sudirta lebih mendalami permasalahan yang berkaitan dengan ideologi, terutama tentang Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI. 

 

Saat RDPU, Sudirta pun, menyoroti sejauh mana komitmen Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo terhadap hal tersebut.

 

Kemudian mempertanyakan bagaimana kerjasama yang dilakukan oleh Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo baik secara ekternal dan internal.

Baca Juga:  Jelang PPKM Berakhir, Angka Kematian Harian di Bali Malah Bikin Baper

 

Kompolnas pun, kata Sudirta, menggambarkan dengan baik. 

 

Bahkan Kompolnas menegaskan, tidak perlu diragukan lagi mengenai komitmen calon Kapolri terhadap ideologi.

 

“Kompolnas mengatakan masalah ideologi yang berkaitan dengan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI telah diwujudkan dengan baik dan meyakinkan oleh calon Kapolri sehingga tidak perlu diragukan lagi. Calon Kapolri juga sudah praktekan dalam kesehariannya, seperti ketika menjadi Kapolda Banten,” kata Sudirta.

 

Demikian halnya terkait kerjasama ekternal yang telah dilakukan oleh Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

 

Dia bekerjasama dengan para tokoh masyarakat maupun tokoh agama. Lalu dengan kalangan internal, kerjasama Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo terjalin baik dan tidak ada kendala dengan jajaran Polda dan Polres.

 

“Jadi, berdasarkan penjelasan dari Kompolnas mengenai ideologi dan kerjasama calon Kapolri sudah sangat meyakinkan,” ucap politisi senior dari fraksi PDIP ini.

 

Selain ideologi dan kerjasama yang meyakinkan, lanjut Sudirta, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo juga diakui telah memenuhi syarat lainnya.

 

Diantaranya kompetensi, profesionalitas, prestasi, loyalitas dan track record yang bagus.

Baca Juga:  Temukan Salah Hitung di Rekapitulasi Kecamatan dalam Pilkada Jembrana

 

Untuk itu, Sudirta menilai, sangat tepat bila Presiden Joko Widodo mengajukan Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri.

 

Apalagi selama memimpin Bareskrim dia banyak mengungkap sejumlah kasus besar yang menyedot perhatian publik. Pembenahan internal juga terus digalakkan di tubuh reserse. 

 

Termasuk mengawal seluruh kebijakan pemerintah dengan membentuk beberapa satuan tugas (Satgas). Antara lain Satgas Pangan, Satgas Migas dan Satgas Kawal Investasi.

 

Terakhir, sebagai Kabareskrim, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo juga dinilai telah menyelamatkan pula uang negara sebesar Rp 222,75 miliar sepanjang Januari-Oktober 2020.

 

Dengan sejumlah prestasi seperti itu, Sudirta memprediksi Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo tidak akan mengalami hambatan saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan pada Rabu (20/1).

 

“Kita tunggu sampai uji kelayakan dan kepatutan nanti selesai, karena kita tidak boleh mendahului keputusan fraksi dan Komisi III DPR RI. Tapi saya optimistis, calon Kapolri tidak mendapat penolakan dari Komisi III DPR RI,”tukas Sudirta. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/