alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Cerita Cak Imin Beri Nama Pasukan Lebah Hingga Jatah Menteri Jokowi

DENPASAR – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Muktamar di Nusa Dua, Bali. Selasa (20/8) malam, rencananya Muktamar PKB akan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi.

Hiasan panggung dengan dekorasi hingga Senin malam masih dikerjakan oleh panitia. Cak Imin, Ketua Umum PKB pun langsung turun melihat persiapan di Hotel Westin tersebut.

“Itu kursi utamanya jangan terlalu dekat dengan panggung. Kurang nyaman dimata. Mundurin dikit,” perintah Cak Imin kepada panitia.

Usai “menyidak” persiapan Muktamar, Cak Imin kepada awak media yamh hadir menyebut pasukan lebah sudah pada datang ke Bali. 

Pasukan lebah merupakan istilah atau simbol yang diberikan Cak Imin untuk para kader PKB seluruh Indonesia. Lalu apa alasan menggunakan simbol lebah?

Baca Juga:  Jokowi Menang Telak di Badung, Rebut 312.813 Suara, Prabowo 23.357

“Dalam Alquran, lebah ini hewan yang memberi banyak manfaat, dia juga bergerombol, solid, menginduk pada pimpinan yang loyal. Kemudian besok kita akan memilih induknya siapa dalam muktamar ini,”ujarnya.

Pasukan lebah sendiri sudah mulai berdatangan di Bali. “Pasukan lebah mulai masuk hotel, dan rahasia hotelnya bukan di sini, di sini hanya aula.

Hotelnya di pinggir yang murah-murah, dan urusan masing-masing, kita hanya menyediakan tempat aula dan dibuka presiden,”jelasnya. 

Diketahui, Muktamar PKB kali ini akan digelar pada 20-21 Agustus 2019 di Nusa Dua, Bali. Muktamar dengan tema PKB Melayani Ibu Pertiwi akan digelar berbagai acara.

Seperti nonton bareng, bazar hingga pameran foto. Tak kalah penting, Presiden Jokowi juga hadir di Bali.

Baca Juga:  Golkar Bali Siapkan 70 Tim Hukum dan Auditor Selamatkan LPD

Lalu apakah kejadiannya akan sama seperti Kongres PDIP di Sanur, dimana Pak Presiden akan “ditodong” jatah menteri?

Saat dimintai tanggapan atas permintaan Ketua Umum Megawati yang meminta lebih banyak kursi menteri, Cak Imin tidak mau menjawab dan hanya tersenyum.

Sedangkan disinggung nama-nama  usulan menteri, Cak Imin juga menjawabnya dengan singkat. “Kalau nama-nama menteri belumlah,” pungkasnya.



DENPASAR – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Muktamar di Nusa Dua, Bali. Selasa (20/8) malam, rencananya Muktamar PKB akan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi.

Hiasan panggung dengan dekorasi hingga Senin malam masih dikerjakan oleh panitia. Cak Imin, Ketua Umum PKB pun langsung turun melihat persiapan di Hotel Westin tersebut.

“Itu kursi utamanya jangan terlalu dekat dengan panggung. Kurang nyaman dimata. Mundurin dikit,” perintah Cak Imin kepada panitia.

Usai “menyidak” persiapan Muktamar, Cak Imin kepada awak media yamh hadir menyebut pasukan lebah sudah pada datang ke Bali. 

Pasukan lebah merupakan istilah atau simbol yang diberikan Cak Imin untuk para kader PKB seluruh Indonesia. Lalu apa alasan menggunakan simbol lebah?

Baca Juga:  Sudirta "Bakar" Semangat Kader Banteng untuk Menangkan Dana-Dipa

“Dalam Alquran, lebah ini hewan yang memberi banyak manfaat, dia juga bergerombol, solid, menginduk pada pimpinan yang loyal. Kemudian besok kita akan memilih induknya siapa dalam muktamar ini,”ujarnya.

Pasukan lebah sendiri sudah mulai berdatangan di Bali. “Pasukan lebah mulai masuk hotel, dan rahasia hotelnya bukan di sini, di sini hanya aula.

Hotelnya di pinggir yang murah-murah, dan urusan masing-masing, kita hanya menyediakan tempat aula dan dibuka presiden,”jelasnya. 

Diketahui, Muktamar PKB kali ini akan digelar pada 20-21 Agustus 2019 di Nusa Dua, Bali. Muktamar dengan tema PKB Melayani Ibu Pertiwi akan digelar berbagai acara.

Seperti nonton bareng, bazar hingga pameran foto. Tak kalah penting, Presiden Jokowi juga hadir di Bali.

Baca Juga:  CATAT! Cak Imin Ingin Ada Lawan Tanding dalam Muktamar PKB di Bali

Lalu apakah kejadiannya akan sama seperti Kongres PDIP di Sanur, dimana Pak Presiden akan “ditodong” jatah menteri?

Saat dimintai tanggapan atas permintaan Ketua Umum Megawati yang meminta lebih banyak kursi menteri, Cak Imin tidak mau menjawab dan hanya tersenyum.

Sedangkan disinggung nama-nama  usulan menteri, Cak Imin juga menjawabnya dengan singkat. “Kalau nama-nama menteri belumlah,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/