alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

AA Gde Agung- Polresta Denpasar Sinergi Bagikan 403 Paket Sembako

 

KUTA, Radar Bali– Sinergi Anggota Komisi III DPD RI dapil Bali, Anak Agung Gede Agung dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berlanjut.

Setelah membagikan 478 paket sembako untuk keluarga pejuang isolasi mandiri (isoman) di Kecamatan Mengwi, Kuta Utara, Abiansemal, dan Petang, Jumat (20/8) kemarin, mantan Bupati Badung dua periode (2005-2015) itu hadir bagi masyarakat Kuta dan Kuta Selatan.

Merajut keharmonisan untuk Bali di masa sulit akibat pandemi Covid-19, tokoh kharismatik kelahiran 25 Mei 1949 membagikan 403 paket sembako untuk meringankan beban keluarga yang sedang menjalani isolasi terpusat (isoter) dan keluarga kurang mampu.

 

Mengawali tatap muka dengan perwakilan warga, Penglingsir Puri Ageng Mengwi berusia 72 tahun itu menggelorakan optimisme dengan teriakan sehat, sehat,sehat yang diikuti oleh Wakapolresta Denpasar, AKBP I Wayan Jiartana, SH., S.I.K., M.Si dan hadirin lain di area parkir Benua Square.

Usai menyuntikkan semangat pantang menyerah di masa gering agung sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya 5 M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, AA Gde Agung secara simbolis menyerahkan bantuan.

 

“Dari isi hati saya yang dalam, saya bergerak dengan penuh kerendahan hati. Dengan keterbatasan, saya berupaya bersinergi dengan Polri untuk meringankan beban masyarakat terutama yang terpapar Covid-19. Salah satunya lewat tali kasih ini (paket sembako, red). Memang ini ibarat menggarami laut; ibarat mengalirkan air ke hamparan pasir yang luas, akan terserap begitu saja. Ini juga seperti sebutir pasir di hamparan yang luas. Bantuan ini sama sekali tidak besar. Ini murni muncul dari hati nurani saya yang terdalam untuk mewujudkan tali kasih kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kuta dan Kuta Selatan,” ucap mantan notaris itu.

Baca Juga:  Soal Sanksi Perbekel Munduk Temu Dkk, Ini Kata Bawaslu Tabanan

 

AA Gde Agung menegaskan kinerja personil Polri harus diapresiasi. Pasalnya, sejak kasus Covid-19 pertama kali diumumkan di Indonesia 3 Maret 2020 silam, Polri bersama TNI selalu ada di tengah-tengah masyarakat.

Memiliki infrastruktur hingga masyarakat lapisan terbawah lewat bhabinkamtibmas, Polri memiliki data yang sangat akurat berkenaan dengan masyarakat terpapar dan terdampak Covid-19.

 

“Ini yang melatarbelakangi saya untuk bekerja sama dengan Polri. Kebetulan Polri menyambut baik ini semua. Jumlah 403 paket sembako ini, saya serahkan kepada Polri karena saya yakin Polri punya data yang tepat. Saya yakin Polri punya hati nurani yang mulia untuk membagikan kepada sasaran yang tepat,” tegasnya.

 

Lebih jauh, alumnus Universitas Indonesia itu menghimbau masyarakat untuk saling bahu-membahu dan mengembangkan semangat gotong royong peduli dengan sesama di tengah pandemi.

AA Agung Gde Agung memuji semangat dan kegigihan masyarakat yang semakin rajin berbagi dari awal wabah hingga hari ini. Ia juga mengetuk hati masyarakat untuk senantiasa menerapkan 5 M agar mata rantai penyebaran Covid-19 terputus.

Baca Juga:  Tokoh Milenial dan Humanis AMD - HBS Sinergi Bangun Perekonomian Bali

“Tanpa adanya kesadaran yang tulus dari hati nurani yang sangat dalam dari masyarakat untuk menerapkan 5 M di masa PPKM Level 4 ini, maka akan sangat sulit kita untuk bisa memutus mata rantai Covid-19,” pesannya. 

 

Wakapolresta Denpasar, AKBP I Wayan Jiartana menegaskan AA Gde Agung sudah bergerak bersama institusi Polri, khususnya Polresta Denpasar sejak awal pandemi.

“Dari awal pandemi Beliau sudah berkunjung mengecek kendala yang dihadapi pihak kepolisian di lapangan, memberikan bantuan masker, dan hari ini turun langsung memberikan bantuan sembako kepada masyarakat kita. Ini memang sangat dibutuhkan. Kami dari kepolisian selalu bersinergi dengan TNI maupun unsur pemerintah daerah lainnya. Selalu berusaha memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat. Uluran tangan dari stakeholder terkait sangat kami harapkan. Kalau dari pemerintah, tentu sangatlah terbatas,” ucap perwira dua melati di pundak itu.

 

Di sisi lain, Bendesa Adat Kedonganan, I Wayan Mertha menyebut bantuan paket sembako tali asih dari AA Gde Agung dan Polresta Denpasar sangat bermanfaat dalam kondisi sulit akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

“Saya mewakili krama Desa Adat Kedonganan matur suksema pisan (sangat berterima kasih) dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada AA Gde Agung yang selalu ingat dengan masyarakat Kedonganan,” ucapnya sembari menyampaikan berkat jasa AA Gde Agung 1.200 kepala keluarga Kedonganan mendapatkan rekomendasi mengelola 24 kafe di tepi pantai. 

 

KUTA, Radar Bali– Sinergi Anggota Komisi III DPD RI dapil Bali, Anak Agung Gede Agung dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) berlanjut.

Setelah membagikan 478 paket sembako untuk keluarga pejuang isolasi mandiri (isoman) di Kecamatan Mengwi, Kuta Utara, Abiansemal, dan Petang, Jumat (20/8) kemarin, mantan Bupati Badung dua periode (2005-2015) itu hadir bagi masyarakat Kuta dan Kuta Selatan.

Merajut keharmonisan untuk Bali di masa sulit akibat pandemi Covid-19, tokoh kharismatik kelahiran 25 Mei 1949 membagikan 403 paket sembako untuk meringankan beban keluarga yang sedang menjalani isolasi terpusat (isoter) dan keluarga kurang mampu.

 

Mengawali tatap muka dengan perwakilan warga, Penglingsir Puri Ageng Mengwi berusia 72 tahun itu menggelorakan optimisme dengan teriakan sehat, sehat,sehat yang diikuti oleh Wakapolresta Denpasar, AKBP I Wayan Jiartana, SH., S.I.K., M.Si dan hadirin lain di area parkir Benua Square.

Usai menyuntikkan semangat pantang menyerah di masa gering agung sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya 5 M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, AA Gde Agung secara simbolis menyerahkan bantuan.

 

“Dari isi hati saya yang dalam, saya bergerak dengan penuh kerendahan hati. Dengan keterbatasan, saya berupaya bersinergi dengan Polri untuk meringankan beban masyarakat terutama yang terpapar Covid-19. Salah satunya lewat tali kasih ini (paket sembako, red). Memang ini ibarat menggarami laut; ibarat mengalirkan air ke hamparan pasir yang luas, akan terserap begitu saja. Ini juga seperti sebutir pasir di hamparan yang luas. Bantuan ini sama sekali tidak besar. Ini murni muncul dari hati nurani saya yang terdalam untuk mewujudkan tali kasih kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kuta dan Kuta Selatan,” ucap mantan notaris itu.

Baca Juga:  Ketua KPU Ingatkan Prokes Pilkada, Mendagri Siap Tindak Pelanggar

 

AA Gde Agung menegaskan kinerja personil Polri harus diapresiasi. Pasalnya, sejak kasus Covid-19 pertama kali diumumkan di Indonesia 3 Maret 2020 silam, Polri bersama TNI selalu ada di tengah-tengah masyarakat.

Memiliki infrastruktur hingga masyarakat lapisan terbawah lewat bhabinkamtibmas, Polri memiliki data yang sangat akurat berkenaan dengan masyarakat terpapar dan terdampak Covid-19.

 

“Ini yang melatarbelakangi saya untuk bekerja sama dengan Polri. Kebetulan Polri menyambut baik ini semua. Jumlah 403 paket sembako ini, saya serahkan kepada Polri karena saya yakin Polri punya data yang tepat. Saya yakin Polri punya hati nurani yang mulia untuk membagikan kepada sasaran yang tepat,” tegasnya.

 

Lebih jauh, alumnus Universitas Indonesia itu menghimbau masyarakat untuk saling bahu-membahu dan mengembangkan semangat gotong royong peduli dengan sesama di tengah pandemi.

AA Agung Gde Agung memuji semangat dan kegigihan masyarakat yang semakin rajin berbagi dari awal wabah hingga hari ini. Ia juga mengetuk hati masyarakat untuk senantiasa menerapkan 5 M agar mata rantai penyebaran Covid-19 terputus.

Baca Juga:  AA Gde Agung Boyong Komite III DPD RI ke Bali

“Tanpa adanya kesadaran yang tulus dari hati nurani yang sangat dalam dari masyarakat untuk menerapkan 5 M di masa PPKM Level 4 ini, maka akan sangat sulit kita untuk bisa memutus mata rantai Covid-19,” pesannya. 

 

Wakapolresta Denpasar, AKBP I Wayan Jiartana menegaskan AA Gde Agung sudah bergerak bersama institusi Polri, khususnya Polresta Denpasar sejak awal pandemi.

“Dari awal pandemi Beliau sudah berkunjung mengecek kendala yang dihadapi pihak kepolisian di lapangan, memberikan bantuan masker, dan hari ini turun langsung memberikan bantuan sembako kepada masyarakat kita. Ini memang sangat dibutuhkan. Kami dari kepolisian selalu bersinergi dengan TNI maupun unsur pemerintah daerah lainnya. Selalu berusaha memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat. Uluran tangan dari stakeholder terkait sangat kami harapkan. Kalau dari pemerintah, tentu sangatlah terbatas,” ucap perwira dua melati di pundak itu.

 

Di sisi lain, Bendesa Adat Kedonganan, I Wayan Mertha menyebut bantuan paket sembako tali asih dari AA Gde Agung dan Polresta Denpasar sangat bermanfaat dalam kondisi sulit akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

“Saya mewakili krama Desa Adat Kedonganan matur suksema pisan (sangat berterima kasih) dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada AA Gde Agung yang selalu ingat dengan masyarakat Kedonganan,” ucapnya sembari menyampaikan berkat jasa AA Gde Agung 1.200 kepala keluarga Kedonganan mendapatkan rekomendasi mengelola 24 kafe di tepi pantai. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/