alexametrics
25.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Kader Banteng Pasang Badan Bela Koster

DENPASAR– Kader banteng senior tingkat kabupaten dan provinsi berkumpul di Kantor DPD PDIP Bali, Selasa (21/9) siang. Tampak duduk di barisan kursi depan ada Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, I Ketut “Boping” Suryadi, dan sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Bali.

 

Mereka menyatakan sikap mendukung penuh terhadap kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster. “Intinya kami semua di Bali power full mendukung kebijakan gubernur. Kami mendukung 100 persen,” ujar Boping menjawab pertanyaan awak media.

 

Mantan Ketua DPRD Tabanan itu mengungkapkan, sah-sah saja masyarakat memberikan kritik pada gubernur. Misalnya mengatakan gubernur hanya memberikan imbauan dan edaran. Namun, kata Boping, Bali saat ini butuh keteduhan dan soliditas untuk membuat Bali bangkit.

Baca Juga:  Parah! Bacabup di Jembrana Berlomba Pasang Spanduk Saat Galungan

 

Boping seperti menyindir lawan politik yang kerap bermanuver melalui media sosial menyerang Koster. “Kalau mau tarung (politik) nanti ada even 2024. Kita bertarung secara fair,” tantangnya.

 

Sementara itu, pernyataan sikap mendukung kebijakan Koster dibacakan Ketua Fraksi PDIP Bali, Dewa Made Mahadnyana. Politikus yang akrab dipanggil Dewa Jack itu menyebut Koster selaku kader terbaik PDIP telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Gubernur Bali dalam tiga tahun.

 

Gubernur, katanya, terbukti telah mampu  mewujudkan visi, misi dan program pembangunan daerah Bali.  Kebijakan tersebut diundangkan ke dalam 40  Peraturan,  terdiri  atas  15 Perda dan 25 Pergub.

 

Dewa Mahadnyana juga menyinggung pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana  strategis  untuk  kepentingan masyarakat Bali. Di antaranya pembangunan kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Kabupaten Klungkung dan pembangunan perlindungan kawasan suci Pura Agung Besakih.

Baca Juga:  Bansos Dipangkas untuk Gedung Baru, Adi: Anggota Setuju, Saya Setuju!

 

Dewa Mahadnyana dan kader PDIP mengaku tidak meminta masyarakat, pihak-pihak dan tokoh-tokoh lainnya untuk membangga-banggakan atau  memberi pujian atas hasil kerja pemerintah.


DENPASAR– Kader banteng senior tingkat kabupaten dan provinsi berkumpul di Kantor DPD PDIP Bali, Selasa (21/9) siang. Tampak duduk di barisan kursi depan ada Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, I Ketut “Boping” Suryadi, dan sejumlah anggota Fraksi PDIP DPRD Bali.

 

Mereka menyatakan sikap mendukung penuh terhadap kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster. “Intinya kami semua di Bali power full mendukung kebijakan gubernur. Kami mendukung 100 persen,” ujar Boping menjawab pertanyaan awak media.

 

Mantan Ketua DPRD Tabanan itu mengungkapkan, sah-sah saja masyarakat memberikan kritik pada gubernur. Misalnya mengatakan gubernur hanya memberikan imbauan dan edaran. Namun, kata Boping, Bali saat ini butuh keteduhan dan soliditas untuk membuat Bali bangkit.

Baca Juga:  Bawaslu Jembrana Pastikan Awasi Realisasi Hibah dan Bansos

 

Boping seperti menyindir lawan politik yang kerap bermanuver melalui media sosial menyerang Koster. “Kalau mau tarung (politik) nanti ada even 2024. Kita bertarung secara fair,” tantangnya.

 

Sementara itu, pernyataan sikap mendukung kebijakan Koster dibacakan Ketua Fraksi PDIP Bali, Dewa Made Mahadnyana. Politikus yang akrab dipanggil Dewa Jack itu menyebut Koster selaku kader terbaik PDIP telah menjalankan tugasnya dengan baik sebagai Gubernur Bali dalam tiga tahun.

 

Gubernur, katanya, terbukti telah mampu  mewujudkan visi, misi dan program pembangunan daerah Bali.  Kebijakan tersebut diundangkan ke dalam 40  Peraturan,  terdiri  atas  15 Perda dan 25 Pergub.

 

Dewa Mahadnyana juga menyinggung pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana  strategis  untuk  kepentingan masyarakat Bali. Di antaranya pembangunan kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Kabupaten Klungkung dan pembangunan perlindungan kawasan suci Pura Agung Besakih.

Baca Juga:  Gubernur Koster ke Dubes Australia: Covid-19 di Bali Melandai & Stabil

 

Dewa Mahadnyana dan kader PDIP mengaku tidak meminta masyarakat, pihak-pihak dan tokoh-tokoh lainnya untuk membangga-banggakan atau  memberi pujian atas hasil kerja pemerintah.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/