alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Penunjukan IB Putu Widiadnyana sebagai Ketua Diduga Jadi Penyebab

TABANAN- Pengurus dan Kader Partai di DPD Nasional Demokrat (NasDem) Tabanan ramai-ramai mundur dari struktur kepengurusan partai.

Sejumlah petinggi atau pengurus dari mulai wakil ketua bidang, wakil sekretaris, wakil bendahara hingga pengurus tingkat kecamatan mundur berjamaah.

Seperti dibenarkan Sekretaris DPD NasDem Tabanan, I Made Putrayadi. Saat dikonfirmasi, Rabu (21/4) ia menyatakan bahwa keputusan mundur sejumlah pengurus dan kader itu sudah disampaikan secara lisan.

Usut punya usut, mundurnya kader dan pengurus ini karenadiduga kecewa lantaran keputusan partai yang menunjuk Ida Bagus Putu Widiadnyana sebagai Ketua DPD NasDem Tabanan.

Penunjukkan IB Putu Widiadnyana itu setelah sepeninggal Almarhum I Wayan Sarjana.

Mereka kecewa karena sebelum penunjukkan, jajaran pengurus Nasdem Tabanan sempat mengusulkan nama pengganti dari Sarjana sebagai ketua Nadem Tabanan.

Nama yang digadang-kadang kader dan pengurus itu, yakni I Gusti Ngurah Sanjaya.

Alasannya ketika itu, selain kader Nasdem tulen, usulan Ngurah Sanjaya sebagai ketua Nasdem karena kader dan pengurus menilai jika Sanjaya sudah malang melintang di dunia politik dan duduk sebagai anggota DPRD Tabanan.

Sementara Ida Bagus Putu Widiadnyana bukan merupakan pentolan tulen kader Nasdem, melainkan pernah sebagai kader PDIP Tabanan dan belum pernah menjadi anggota DPRD Tabanan.

Baca Juga:  Komisioner Terpapar Covid-19, Aktivitas KPU Jembrana Tidak Terganggu

Hanya saja istri dari Ida Bagus Widi sebagai anggota DPRD Tabanan.

Sementara itu, disinggung soal pengunduran dirinya dari Nasdem Tabanan, Putrayadi mengakui sudah bertemu dengan Ida Bagus Putu Widiadnyana yang juga suami dari Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Tabanan, Ida Ayu Ketut Candrawati, pasca pengumuman yang disampaikan sebelum Galungan.

Dari pertemuan itu, Gus Widi yang menurut DPW NasDem Bali telah ditunjuk oleh Surya Paloh selaku ketua umum Partai Nasdem telah diberi sinyal untuk mengganti kepengurusan.

 

“Kalau saya selaku sekretaris sudah pasti mundur. Mundurnya saya karena ketua terpilih menyatakan pergantian. Kalau diganti kan malu-maluin,” tandasnya.

Meski demikian, Putrayadi menyebutkan pergantian pengurus yang disinyalkan ketua terpilih masih perlu dikonfirmasi kembali.

Sebab, menurutnya, sesuai keputusan terdahulu, posisi sekretaris dan bendahara serta jajaran lainnya tidak digantikan.

“Itu yang disampaikan DPW (dulu). Tetapi seiring waktu, saat ini, kewenangan sepenuhnya diberikan kepada ketua baru. Inilah yang membuat kenapa teman-teman banyak yang mundur. Termasuk saya. Mundur,” tukasnya.

Baca Juga:  Parpol dan Bacaleg Di-warning!! Berani Langgar, Bawaslu Akan..

Masih terkait hasil pertemuan bersama Gus Widi, dia menyebutkan bahwa dirinya akan digeser ke posisi Wakil Ketua Bidang. Sementara posisi Sekretaris akan ditempati I Gusti Ngurah Sanjaya. Kader NasDem yang duduk di DPRD Tabanan itu semula di posisi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu.

Dia menyebutkan, sampai sejauh ini, dirinya masih bertugas sebagai Sekretaris DPD NasDem yang sekaligus mengampu tugas ketua sepeninggal almarhum I Wayan Sarjana.

Bila pergantian pengurus itu mendapatkan lampu hijau dari DPW, besar kemungkinan akan dilakukan setelah Gus Widi memperoleh Surat Keputusan Penetapan.

“SK belum keluar. Baru diumumkan saja. Sekarang masih April. Dijanjikan SK-nya antara Mei atau Juni,” ucapnya.

Sementara posisi Bendahara juga direncanakan akan bergeser kepada I Gde Sudiartha yang semula memangku jabatan sebagai wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK).

“Saya bukannya tidak setuju (kocok ulang), jika ada pergantian jabatan dilakukan. Karena memang ketua memiliki hak prerogatif penuh. Namun apakah itu (pergantian) disetujui DPW, kami juga belum mengetahui,” tukasnya. 

TABANAN- Pengurus dan Kader Partai di DPD Nasional Demokrat (NasDem) Tabanan ramai-ramai mundur dari struktur kepengurusan partai.

Sejumlah petinggi atau pengurus dari mulai wakil ketua bidang, wakil sekretaris, wakil bendahara hingga pengurus tingkat kecamatan mundur berjamaah.

Seperti dibenarkan Sekretaris DPD NasDem Tabanan, I Made Putrayadi. Saat dikonfirmasi, Rabu (21/4) ia menyatakan bahwa keputusan mundur sejumlah pengurus dan kader itu sudah disampaikan secara lisan.

Usut punya usut, mundurnya kader dan pengurus ini karenadiduga kecewa lantaran keputusan partai yang menunjuk Ida Bagus Putu Widiadnyana sebagai Ketua DPD NasDem Tabanan.

Penunjukkan IB Putu Widiadnyana itu setelah sepeninggal Almarhum I Wayan Sarjana.

Mereka kecewa karena sebelum penunjukkan, jajaran pengurus Nasdem Tabanan sempat mengusulkan nama pengganti dari Sarjana sebagai ketua Nadem Tabanan.

Nama yang digadang-kadang kader dan pengurus itu, yakni I Gusti Ngurah Sanjaya.

Alasannya ketika itu, selain kader Nasdem tulen, usulan Ngurah Sanjaya sebagai ketua Nasdem karena kader dan pengurus menilai jika Sanjaya sudah malang melintang di dunia politik dan duduk sebagai anggota DPRD Tabanan.

Sementara Ida Bagus Putu Widiadnyana bukan merupakan pentolan tulen kader Nasdem, melainkan pernah sebagai kader PDIP Tabanan dan belum pernah menjadi anggota DPRD Tabanan.

Baca Juga:  Komisioner Terpapar Covid-19, Aktivitas KPU Jembrana Tidak Terganggu

Hanya saja istri dari Ida Bagus Widi sebagai anggota DPRD Tabanan.

Sementara itu, disinggung soal pengunduran dirinya dari Nasdem Tabanan, Putrayadi mengakui sudah bertemu dengan Ida Bagus Putu Widiadnyana yang juga suami dari Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Tabanan, Ida Ayu Ketut Candrawati, pasca pengumuman yang disampaikan sebelum Galungan.

Dari pertemuan itu, Gus Widi yang menurut DPW NasDem Bali telah ditunjuk oleh Surya Paloh selaku ketua umum Partai Nasdem telah diberi sinyal untuk mengganti kepengurusan.

 

“Kalau saya selaku sekretaris sudah pasti mundur. Mundurnya saya karena ketua terpilih menyatakan pergantian. Kalau diganti kan malu-maluin,” tandasnya.

Meski demikian, Putrayadi menyebutkan pergantian pengurus yang disinyalkan ketua terpilih masih perlu dikonfirmasi kembali.

Sebab, menurutnya, sesuai keputusan terdahulu, posisi sekretaris dan bendahara serta jajaran lainnya tidak digantikan.

“Itu yang disampaikan DPW (dulu). Tetapi seiring waktu, saat ini, kewenangan sepenuhnya diberikan kepada ketua baru. Inilah yang membuat kenapa teman-teman banyak yang mundur. Termasuk saya. Mundur,” tukasnya.

Baca Juga:  IB Oka Gunastawa: Jangan Beri Tempat Bagi Penista Pancasila

Masih terkait hasil pertemuan bersama Gus Widi, dia menyebutkan bahwa dirinya akan digeser ke posisi Wakil Ketua Bidang. Sementara posisi Sekretaris akan ditempati I Gusti Ngurah Sanjaya. Kader NasDem yang duduk di DPRD Tabanan itu semula di posisi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu.

Dia menyebutkan, sampai sejauh ini, dirinya masih bertugas sebagai Sekretaris DPD NasDem yang sekaligus mengampu tugas ketua sepeninggal almarhum I Wayan Sarjana.

Bila pergantian pengurus itu mendapatkan lampu hijau dari DPW, besar kemungkinan akan dilakukan setelah Gus Widi memperoleh Surat Keputusan Penetapan.

“SK belum keluar. Baru diumumkan saja. Sekarang masih April. Dijanjikan SK-nya antara Mei atau Juni,” ucapnya.

Sementara posisi Bendahara juga direncanakan akan bergeser kepada I Gde Sudiartha yang semula memangku jabatan sebagai wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK).

“Saya bukannya tidak setuju (kocok ulang), jika ada pergantian jabatan dilakukan. Karena memang ketua memiliki hak prerogatif penuh. Namun apakah itu (pergantian) disetujui DPW, kami juga belum mengetahui,” tukasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/