alexametrics
28.7 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

3 Tokoh Independen Rebut Hati Rakyat Bali, AWK Salip Rai Mantra di Poling KBS

DENPASAR, radarbali.id – Tiga tokoh independen semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat Bali sebagai alternatif untuk memimpin Bali menggantikan Gubernur Bali saat ini Wayan Koster.

Mereka yakni Arya Wedakarna (AWK), Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (Rai Mantra), Agung Manik Danendra (AMD).

Memang ketiga tokoh ini layak dijagokan masyarakat Bali untuk membawa perubahan Bali ke arah lebih baik bukan salah jalur.

“Nama-nama itu sudah dimunculkan masyarakat, masyarakat sudah punya penilaian sendiri dan masyarakat sudah tidak  bisa dibendung menyampaikan pendapatnya dalam polling yang ada,” kata pengamat politik yang juga mantan Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Provinsi Bali Wayan Jondra, saat dihubungi, Kamis (21/7/2022).

Bahkan nama tiga tokoh independen terus mendapatkan dukungan masyarakat Bali dalam Polling Pilgub Bali 2024 yang dimuat oleh situs Kabar Bali Satu atau KBS (kabarbalisatu.com).

Bahkan ketiganya saling kejar-kejaran, saling salip mendekati posisi Gubernur Bali saat ini Wayan Koster yang masih kokoh dan tidak tergoyangkan di posisi puncak.

Menurut Jondra, tokoh-tokoh independen yang beredar dalam poling yang ada memang berpeluang besar menjadi pilihan alternatif masyarakat Bali ketika memang mereka mendapatkan kesempatan diusung oleh partai politik pada Pilgub Bali 2024.

Menurutnya munculnya nama-nama tokoh independen itu bisa memberikan harapan baru masyarakat dan menunjukkan juga masyarakat sudah mulai cerdas melihat calon-calon pemimpinnya termasuk juga menjadi langkah maju dari pihak media atau yang membuat polling ini.

Sejumlah tokoh Bali dan pengamat juga merasa bangga kalau ada tokoh-tokoh independen maju di Pilgub Bali 2024.

“Ini sudah maju dari dunia media untuk menjaring calon pemimpin untuk 2024 di Bali. Polling ini sebagai bentuk pendidikan politik ke masyarakat, artinya masyarakat Bali peduli,” kata Jondra.

Baca Juga:  Giri Prasta Tak Persoalkan Aspirasi Dukungan Maju di Pilgub 2024

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap polling-polling seperti Polling Pilgub Bali di KBS.

“Entah siapa membuat polling itu masyarakat jangan cuek, jangan apatis. Isi saja polling itu sesuai hati nurani. Karena bagaimanapun juga polling-polling itu akan mempengaruhi image masyarakat terhadap calon tertentu. Kalau tokoh yang diidamkan mau memimpin Bali ini jangan apatis dengan polling-polling seperti ini,” kata Jondra.

Berdasarkan hasil polling situs Kabar Bali Satu atau KBS (kabarbalisatu.com) ini, Gubernur Bali saat ini Wayan Koster yang masih kokoh dan tidak tergoyangkan di posisi puncak dengan dukungan mencapai 16,68 persen (60.164 suara).

Di posisi kedua ada nama Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta yang tidak bergeser tetap di posisi kedua dan terus membayangi Koster yang juga sama-sama merupakan kader PDI Perjuangan sebagai partai penguasa di Bali.

Yang cukup menarik perhatian adalah nama AWK sebagai salah satu tokoh independen yang dijagokan untuk memberikan perlawanan kuat kepada Koster di Pilgub Bali 2024 bahkan bisa berpeluang menang menumbangkan sang petahana.

Hanya dalam beberapa hari dukungan untuk AWK melesat tajam dengan raihan 11,05 persen (39.851 suara).

Sebelumnya AWK tidak masuk lima besar dan sempat berada di peringkat 7 hasil polling.

Kini dukungan untuk AWK meroket bahkan melampaui dukungan terhadap Rai Mantra yang berada di posisi 5 polling dengan dukungan 11,02 persen (39.764 suara).

Di sini terlihat jelas AWK dan Rai Mantra bersaing ketat dan selisih dukungan suaranya sangat tipis.

Baca Juga:  Biaya Pilgub Bali 2024 Rp250 Miliar, Pilbup Buleleng 2024 Rp72 Miliar

AWK juga melangkah pasti mendekati AMD, tokoh milenial asal Puri Tegal Denpasar Pemecutan.

Di mana AMD sebelumnya hanya berada di posisi keempat dan kini telah berada di posisi ketiga dengan dukungan agak jauh di atas AWK dan Rai Mantra yakni sebesar 12,69 persen (45.761 suara).

AMD Sang Sultan Dermawan dikenal sebagai tokoh Bali yang berkiprah nasional dan dikenal sebagai pejuang Hindu Nusantara dengan banyak membantu pembangunan pura untuk umat di nusantara.

Di posisi 6 hingga peringkat 11 hasil poling juga tidak kalah serunya.

Ada nama Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di peringkat 6 dengan dukungan 9,42 persen.

Diikuti oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dapil Bali 5 periode Made Urip di posisi 7 dengan dukungan 6,28 persen.

Untuk di peringkat 8 polling kembali ada nama kader PDI Perjuangan yang juga Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra dengan dukungan 6,05 persen.

Posisi ke-9 ada nama anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Dapil Bali Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) dengan dukungan 4,71 persen.

Lalu Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika  (GPS) yang juga mantan Anggota DPR RI dan mantan anggota DPD RI dengan dukungan 4,35 persen di peringkat sepuluh.

Terakhir Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih (Demer) menduduki posisi juru kunci dengan dukungan 4,08 persen.

Polling dari Kabar Bali Satu ini masih terus berlangsung dan masyarakat Bali bisa memberikan pilihannya dengan mengklik nama tokoh calon gubernur jagoannya dan pilih vote pada link https://kabarbalisatu.com/polling/. (ken)

 

 

 

 

 



DENPASAR, radarbali.id – Tiga tokoh independen semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat Bali sebagai alternatif untuk memimpin Bali menggantikan Gubernur Bali saat ini Wayan Koster.

Mereka yakni Arya Wedakarna (AWK), Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra (Rai Mantra), Agung Manik Danendra (AMD).

Memang ketiga tokoh ini layak dijagokan masyarakat Bali untuk membawa perubahan Bali ke arah lebih baik bukan salah jalur.

“Nama-nama itu sudah dimunculkan masyarakat, masyarakat sudah punya penilaian sendiri dan masyarakat sudah tidak  bisa dibendung menyampaikan pendapatnya dalam polling yang ada,” kata pengamat politik yang juga mantan Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Provinsi Bali Wayan Jondra, saat dihubungi, Kamis (21/7/2022).

Bahkan nama tiga tokoh independen terus mendapatkan dukungan masyarakat Bali dalam Polling Pilgub Bali 2024 yang dimuat oleh situs Kabar Bali Satu atau KBS (kabarbalisatu.com).

Bahkan ketiganya saling kejar-kejaran, saling salip mendekati posisi Gubernur Bali saat ini Wayan Koster yang masih kokoh dan tidak tergoyangkan di posisi puncak.

Menurut Jondra, tokoh-tokoh independen yang beredar dalam poling yang ada memang berpeluang besar menjadi pilihan alternatif masyarakat Bali ketika memang mereka mendapatkan kesempatan diusung oleh partai politik pada Pilgub Bali 2024.

Menurutnya munculnya nama-nama tokoh independen itu bisa memberikan harapan baru masyarakat dan menunjukkan juga masyarakat sudah mulai cerdas melihat calon-calon pemimpinnya termasuk juga menjadi langkah maju dari pihak media atau yang membuat polling ini.

Sejumlah tokoh Bali dan pengamat juga merasa bangga kalau ada tokoh-tokoh independen maju di Pilgub Bali 2024.

“Ini sudah maju dari dunia media untuk menjaring calon pemimpin untuk 2024 di Bali. Polling ini sebagai bentuk pendidikan politik ke masyarakat, artinya masyarakat Bali peduli,” kata Jondra.

Baca Juga:  Airlangga: KIB Siap Sambut Partai Non-Parlemen Bergabung

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap polling-polling seperti Polling Pilgub Bali di KBS.

“Entah siapa membuat polling itu masyarakat jangan cuek, jangan apatis. Isi saja polling itu sesuai hati nurani. Karena bagaimanapun juga polling-polling itu akan mempengaruhi image masyarakat terhadap calon tertentu. Kalau tokoh yang diidamkan mau memimpin Bali ini jangan apatis dengan polling-polling seperti ini,” kata Jondra.

Berdasarkan hasil polling situs Kabar Bali Satu atau KBS (kabarbalisatu.com) ini, Gubernur Bali saat ini Wayan Koster yang masih kokoh dan tidak tergoyangkan di posisi puncak dengan dukungan mencapai 16,68 persen (60.164 suara).

Di posisi kedua ada nama Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta yang tidak bergeser tetap di posisi kedua dan terus membayangi Koster yang juga sama-sama merupakan kader PDI Perjuangan sebagai partai penguasa di Bali.

Yang cukup menarik perhatian adalah nama AWK sebagai salah satu tokoh independen yang dijagokan untuk memberikan perlawanan kuat kepada Koster di Pilgub Bali 2024 bahkan bisa berpeluang menang menumbangkan sang petahana.

Hanya dalam beberapa hari dukungan untuk AWK melesat tajam dengan raihan 11,05 persen (39.851 suara).

Sebelumnya AWK tidak masuk lima besar dan sempat berada di peringkat 7 hasil polling.

Kini dukungan untuk AWK meroket bahkan melampaui dukungan terhadap Rai Mantra yang berada di posisi 5 polling dengan dukungan 11,02 persen (39.764 suara).

Di sini terlihat jelas AWK dan Rai Mantra bersaing ketat dan selisih dukungan suaranya sangat tipis.

Baca Juga:  Pilbup Buleleng, KPU Ajukan Anggaran Rp 43,9 Miliar

AWK juga melangkah pasti mendekati AMD, tokoh milenial asal Puri Tegal Denpasar Pemecutan.

Di mana AMD sebelumnya hanya berada di posisi keempat dan kini telah berada di posisi ketiga dengan dukungan agak jauh di atas AWK dan Rai Mantra yakni sebesar 12,69 persen (45.761 suara).

AMD Sang Sultan Dermawan dikenal sebagai tokoh Bali yang berkiprah nasional dan dikenal sebagai pejuang Hindu Nusantara dengan banyak membantu pembangunan pura untuk umat di nusantara.

Di posisi 6 hingga peringkat 11 hasil poling juga tidak kalah serunya.

Ada nama Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara di peringkat 6 dengan dukungan 9,42 persen.

Diikuti oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Dapil Bali 5 periode Made Urip di posisi 7 dengan dukungan 6,28 persen.

Untuk di peringkat 8 polling kembali ada nama kader PDI Perjuangan yang juga Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra dengan dukungan 6,05 persen.

Posisi ke-9 ada nama anggota Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Dapil Bali Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Gus Adhi) dengan dukungan 4,71 persen.

Lalu Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika  (GPS) yang juga mantan Anggota DPR RI dan mantan anggota DPD RI dengan dukungan 4,35 persen di peringkat sepuluh.

Terakhir Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih (Demer) menduduki posisi juru kunci dengan dukungan 4,08 persen.

Polling dari Kabar Bali Satu ini masih terus berlangsung dan masyarakat Bali bisa memberikan pilihannya dengan mengklik nama tokoh calon gubernur jagoannya dan pilih vote pada link https://kabarbalisatu.com/polling/. (ken)

 

 

 

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/