alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Serap Aspirasi Petani, Jaya-Wira Janji Stabilkan Harga Hortikultura

TABANAN– Sektor pertanian dan infrastruktur menjadi perhatian serius bagi pasangan calon (Paslon) calon bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 1, I Gede Komang Sanjaya dan I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira).

Menurutnya, sektor pertanian memberi sumbangsih yang penting bagi perekonomian masyarakat Tabanan umumnya dan Kecamatan Baturiti yang dikenal dengan pertanian holtikulturanya.

Hal ini yang juga akan menjadi fokus program bagi paket Jaya-Wira.

Hal tersebut yang digaungkan ketika bertemu petani di Desa Baturiti, tokoh masyarakat baturiti, tokoh agama muslim baturiti, tokoh tionghoa, tokoh umat hindu se-kecamatan Baturiti dan juga bertemu dengan kader-kader partai Gerindra sebagai partai pengusung paket (Jaya-wira).

Seperti terungkap saat simakrama yang berlangsung di kediaman politisi partai Gerindra yang juga anggota DPRD Bali I Ketut Nugrahita Pendit, Rabu (25/11) di Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti.  

Saat Simakrama, I Gede Komang Sanjaya mengatakan ada beberapa aspirasi yang sudah disampaikan oleh masyarakat petani Baturiti dan semua komponen masyarakat yang hadir.

Baik itu dari kelompok umat muslim, umat Tionghoa, umat kristiani dan umat Hindu.

Aspirasi mereka yang banyak dan mereka dititipkan jika dirinya terpilih nanti. Yakni masalah pertanian.

Bagaimana hasil pertanian hortikultura mereka terserap dan bisa dibeli sesuai dengan harga yang standar dan terjangkau. Pasalnya kata Sanjaya, selama ini selalu harga sayuran anjlok ketika musim panen.

“Nah masalah ini saya sudah sampaikan kepada mereka. Karena program kami fokus sektor pertanian nantinya. Dimana hasil pertanian nantinya akan dibeli oleh BUMDes dan BUMD daerah. Namun, titik tekan nantinya perusahaan daerah saya khusus harus membeli hasil pertanian. Aka tetapi sebelum dipasarkan kualitas hasil pertanian benar bagus dan dikemas baik. Sehingga akan menarik pasar,” beber Sanjaya.

Selain itu untuk terjaminkan harga pertanian perlu juga dibuat sebuah regulasi. Entah itu perda dan perbup. Selama ini sektor pertanian yang menjadi kendala adalah pemasaran.

“Kalau produksi dan dan hasil sudah kita tidak bisa cara. Bagaimana memaksimal distribusi hasil pertanian yang masuk ke pasar dan supermarket,” jelasnya.

Masalah lainnya soal infrastruktur di daerah kecamatan Baturiti hanya 3 persen jalan yang rusak. Pihaknya sudah sampaikan melalui program satu jalur dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten akan menuntaskan jalan yang rusak.

“Jalan rusak baturiti saya tuntaskan pada tahun pertama kepemimpinan nantinya,” tandasnya.

Sementara itu, Politisi Partai Gerindra yang juga Anggota DPRD Bali I Ketut Nugrahita Pendit, menyatakan, calon bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya sudah mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat Baturiti.

Sektor pertanian dan sektor infrastruktur jadi fokus program kerja.

‘Kalau pertanian soal harga dan pemasaran. Jalan rusak akan dituntaskan pada tahun pertama,” ujarnya.  

Pendit menyebut Partai Gerindra sebagai salah satu partai pengusung paket Jaya-Wira untuk raihan suara di Baturiti pihaknya mentarget bisa meraup hingga 75 persen. “Kami tidak muluk-muluk target suara mencapai 75 persen,” pungkasnya.(rba)



TABANAN– Sektor pertanian dan infrastruktur menjadi perhatian serius bagi pasangan calon (Paslon) calon bupati dan wakil bupati Tabanan nomor urut 1, I Gede Komang Sanjaya dan I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira).

Menurutnya, sektor pertanian memberi sumbangsih yang penting bagi perekonomian masyarakat Tabanan umumnya dan Kecamatan Baturiti yang dikenal dengan pertanian holtikulturanya.

Hal ini yang juga akan menjadi fokus program bagi paket Jaya-Wira.

Hal tersebut yang digaungkan ketika bertemu petani di Desa Baturiti, tokoh masyarakat baturiti, tokoh agama muslim baturiti, tokoh tionghoa, tokoh umat hindu se-kecamatan Baturiti dan juga bertemu dengan kader-kader partai Gerindra sebagai partai pengusung paket (Jaya-wira).

Seperti terungkap saat simakrama yang berlangsung di kediaman politisi partai Gerindra yang juga anggota DPRD Bali I Ketut Nugrahita Pendit, Rabu (25/11) di Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti.  

Saat Simakrama, I Gede Komang Sanjaya mengatakan ada beberapa aspirasi yang sudah disampaikan oleh masyarakat petani Baturiti dan semua komponen masyarakat yang hadir.

Baik itu dari kelompok umat muslim, umat Tionghoa, umat kristiani dan umat Hindu.

Aspirasi mereka yang banyak dan mereka dititipkan jika dirinya terpilih nanti. Yakni masalah pertanian.

Bagaimana hasil pertanian hortikultura mereka terserap dan bisa dibeli sesuai dengan harga yang standar dan terjangkau. Pasalnya kata Sanjaya, selama ini selalu harga sayuran anjlok ketika musim panen.

“Nah masalah ini saya sudah sampaikan kepada mereka. Karena program kami fokus sektor pertanian nantinya. Dimana hasil pertanian nantinya akan dibeli oleh BUMDes dan BUMD daerah. Namun, titik tekan nantinya perusahaan daerah saya khusus harus membeli hasil pertanian. Aka tetapi sebelum dipasarkan kualitas hasil pertanian benar bagus dan dikemas baik. Sehingga akan menarik pasar,” beber Sanjaya.

Selain itu untuk terjaminkan harga pertanian perlu juga dibuat sebuah regulasi. Entah itu perda dan perbup. Selama ini sektor pertanian yang menjadi kendala adalah pemasaran.

“Kalau produksi dan dan hasil sudah kita tidak bisa cara. Bagaimana memaksimal distribusi hasil pertanian yang masuk ke pasar dan supermarket,” jelasnya.

Masalah lainnya soal infrastruktur di daerah kecamatan Baturiti hanya 3 persen jalan yang rusak. Pihaknya sudah sampaikan melalui program satu jalur dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten akan menuntaskan jalan yang rusak.

“Jalan rusak baturiti saya tuntaskan pada tahun pertama kepemimpinan nantinya,” tandasnya.

Sementara itu, Politisi Partai Gerindra yang juga Anggota DPRD Bali I Ketut Nugrahita Pendit, menyatakan, calon bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya sudah mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat Baturiti.

Sektor pertanian dan sektor infrastruktur jadi fokus program kerja.

‘Kalau pertanian soal harga dan pemasaran. Jalan rusak akan dituntaskan pada tahun pertama,” ujarnya.  

Pendit menyebut Partai Gerindra sebagai salah satu partai pengusung paket Jaya-Wira untuk raihan suara di Baturiti pihaknya mentarget bisa meraup hingga 75 persen. “Kami tidak muluk-muluk target suara mencapai 75 persen,” pungkasnya.(rba)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/