30.4 C
Denpasar
Thursday, December 8, 2022

Puan Maharani Dicurhati Warga Soal Sampah

MANGUPURA, Radar Bali ­- Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan ke Pantai Pandawa dan Desa Sedang, Badung, Rabu (28/9). Menariknya saat kunjungan ke Desa Sedang, Abiansemal, Badung, masyarakat menyampaikan kesulitan biaya untuk pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Kelian Adat Desa Sedang I Gusti Ngurah Jaya Putra dalam kesempatan mengatakan, permasalahan utama dalam pertanian adalah adanya sampah kiriman pada saluran irigasi. Lebih lanjut untuk menangani hal tersebut pihaknya mendapatkan saran agar membangun TPS3R. Namun hingga kini belum dapat terealisasi akibat terkendala biaya.

Pihaknya berharap agar nantinya ada program dari pemerintah pusat maupun lainnya, bisa membantu pembangunan TPS3R. Sehingga dengan cepat dapat merealisasikan program dari Bupati Badung dan Gubernur Bali.

Baca Juga:  Airlangga Instruksikan Jajaran Golkar Bantu Bencana Gunung Semeru

“Masalahnya sampai sekarang kami belum bisa untuk membangun. Belum makanya hanya tinggal kenangan saja, hanya bisa berharap. Lahannya itu 27 are yang berada di sekitar lahan pertanian,” ujar Jaya Putra.

.Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerangkan, sudah ada pengerjaan TPS3R di 24 Desa/Kelurahan. Bahkan nantinya akan ada tiga TPST di Kabupaten Badung. Sampah residu dari TPS3R akan diolah di tempat tersebut dan  sisanya akan dikerjakan pada APBD perubahan 2022.

“Saya sudah siapkan Rp 600 juta untuk masing-masing TPS3R, nanti akan dikembangkan lagi untuk kelengkapannya. Saya juga berharap APBDes yang dimiliki setiap desa itu diarahkan untuk TPS3R. Jangan sampai APBDes untuk merekrut pegawai lagi,” terang Bupati asal Desa Pelaga, Petang tersebut.

Baca Juga:  Puan Maharani: Tetap Bersama Rakyat, Saat Susah Ataupun Senang

Sementara, Ketua DPR RI Puan Maharani, mengakui akan siap untuk membantu mencarikan solusi jika tidak bisa ditangani oleh Pemkab Badung. Tentunya hal ini akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait. “Intinya mana yang bisa ditanggulangi melalui Bupati Badung dan jajarannya, tentu saja alhamdulillah. Namun mana saja yang harus dibantu oleh pusat, kami tentu saja dari DPR akan mencarikan solusinya,” pungkasnya. (dwi)

 



MANGUPURA, Radar Bali ­- Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan ke Pantai Pandawa dan Desa Sedang, Badung, Rabu (28/9). Menariknya saat kunjungan ke Desa Sedang, Abiansemal, Badung, masyarakat menyampaikan kesulitan biaya untuk pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Kelian Adat Desa Sedang I Gusti Ngurah Jaya Putra dalam kesempatan mengatakan, permasalahan utama dalam pertanian adalah adanya sampah kiriman pada saluran irigasi. Lebih lanjut untuk menangani hal tersebut pihaknya mendapatkan saran agar membangun TPS3R. Namun hingga kini belum dapat terealisasi akibat terkendala biaya.

Pihaknya berharap agar nantinya ada program dari pemerintah pusat maupun lainnya, bisa membantu pembangunan TPS3R. Sehingga dengan cepat dapat merealisasikan program dari Bupati Badung dan Gubernur Bali.

Baca Juga:  Karir Moncer, Puan Maharani Disebut Punya Tiket dari Partai sebagai Capres 2024

“Masalahnya sampai sekarang kami belum bisa untuk membangun. Belum makanya hanya tinggal kenangan saja, hanya bisa berharap. Lahannya itu 27 are yang berada di sekitar lahan pertanian,” ujar Jaya Putra.

.Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerangkan, sudah ada pengerjaan TPS3R di 24 Desa/Kelurahan. Bahkan nantinya akan ada tiga TPST di Kabupaten Badung. Sampah residu dari TPS3R akan diolah di tempat tersebut dan  sisanya akan dikerjakan pada APBD perubahan 2022.

“Saya sudah siapkan Rp 600 juta untuk masing-masing TPS3R, nanti akan dikembangkan lagi untuk kelengkapannya. Saya juga berharap APBDes yang dimiliki setiap desa itu diarahkan untuk TPS3R. Jangan sampai APBDes untuk merekrut pegawai lagi,” terang Bupati asal Desa Pelaga, Petang tersebut.

Baca Juga:  Airlangga Instruksikan Jajaran Golkar Bantu Bencana Gunung Semeru

Sementara, Ketua DPR RI Puan Maharani, mengakui akan siap untuk membantu mencarikan solusi jika tidak bisa ditangani oleh Pemkab Badung. Tentunya hal ini akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait. “Intinya mana yang bisa ditanggulangi melalui Bupati Badung dan jajarannya, tentu saja alhamdulillah. Namun mana saja yang harus dibantu oleh pusat, kami tentu saja dari DPR akan mencarikan solusinya,” pungkasnya. (dwi)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/