DENPASAR, radarbali.id - Partai Golkar diguncang isu musyawarah nasional luar biasa (munaslub), untuk segera menggantikan Ketua Umum Airlangga Hartarto.
Santer ada berapa nama yang akan menjadi ketua umum, bahkan kabarnya Presiden Joko Widodo dan juga anak sulung Jokowi yang merupakan calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka juga masuk dalam calon ketua umum.
Rumor itu coba ditepis pengurus DPP Golkar dengan menggelar buka bersama dan silaturahmi Partai Golkar Se-Indonesia yang mendukung Airlangga Hartarto bahkan meneriakkan aklamasi di The Mulia Hotel, Nusa Dua, Jumat malam (15/3/2204).
Hadir juga Ketua Dewan Penasehat Golkar Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie.
Ketua DPD Partai Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry ketika dikonfirmasi menyatakan siapa saja boleh mengusulkan, tapi yang mempunya hak pilih adalah DPD tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Pengurus DPD Provinsi Bali serta tingkat kabupaten/kota telah memberikan dukungan, yang sepakat mengusulkan Airlangga Hartarto.
"Seluruh DPD provinsi kabupaten/kota seluruh Indonesia mohon mendukung mengusulkan dan memilih Pak Airlangga Hartarto. Itu Aklamasi," tegasnya.
"Itu terserah (ada pilihan lain,red). Kami pemilik hak suara, provinsi, kabupaten/kota sudah menyerahkan. Provinsi mewakili kabupaten," imbuhnya lagi.
Alasan memilih Airlangga menurut Sugawa karena prestasi dan juga kepemimpinan yang sangat diapresiasi para kader. Terbukti jumlah kursi DPR RI yang berhasil diraih meningkat jadi 102 kursi, katanya kemungkinan bertambah. Bagi para kader ini sejarah.
"Kami Partai Golkar menjaga marwah kebersamaan. Kami komit seluruh provinsi atas dasar usulan kabupaten/kota. Bali seluruh kabupaten mendukung, mengusulkan dan nanti memilih," katanya.
Rencana munas yang diselenggarakan 4 Desember 2024 tidak akan maju. Dukungan kepada Airlangga kecil kemungkinan berubah karena seluruh DPD Golkar telah sepakat dan menyatakan dukungan sekaligus mengusung Airlangga.
"Kalau yang lain mau anu, silakan tapi pemilik hak suara di seluruh Indonesia diwakili anggota DPD Provinsi sudah sama bahasanya. Semua bertanda tangan. Semua sadar bukan karena apa tapi keinginan atas kemandirian Partai Golkar," tandas Politikus asal Banyuatis, Buleleng ini, Sabtu (16/3/2024). (feb)
Editor : Rosihan Anwar