TABANAN-Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan menjelang Pilkada Tabanan yang akan berlangsung pada 9 Desember mendatang, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Tabanan, Jumat (4/12).
Terkait Pilkada Tabanan Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu menyebutkan, ada 16 TPS yang dinilai "rawan" kecurangan.
Jumlah TPS tersebut berkaca dari perhelatan Pilpres dan Pileg 2019 lau.
Dari pengalaman tersebut, 16 TPS tersebut diperketat pengamanan dan berlapis. Selain itu juga bersinergi dengan petugas linmas desa dan TNI serta KPPS di masing-masing TPS.
"Semua kita amankan dengan maksimal dengan tingkatan yang berbeda. Yang jelas dengan personel yang ada, semua TPS tercover oleh petugas kita. Minimal setiap TPS ada 1 petugas, tidak ada satu petugas yang mengcover 2-3 TPS.
Bahkan nanti ada beberapa wilayah yang dijaga dua personel per TPS. Jadi ini menunjukan kita siap mengamankan di setiap TPS," beber Jenderal bintang dua ini didampingi Kapolres Tabanan, AKBP Mariochristy P. S. Siregar.
Selain itu, setiap petugas yang bertugas di setiap TPS ini akan memonitoring pengamanan jika semisalnya ada ancaman kerusuhan atau lainnya. Intinya akan disiapkan pengamanan berlapis dari Polres dan Polda juga.
Kemudian, dan jika ada anggota yang kondisi badan tidak sehat atau tidak enak badan agar segera lapor ke Kapolres setempat untuk selanjutnya diambil kebijakan.
"Agar nantinya tidak memaksakan. Karena kita membutuhkan energi yang begitu banyak saat melaksanakan pengamanan, ucapnya.
Personil Polres Tabanan yang bertugas pengaman masing-masing TPS juga nantinya akan di backup dari Polda dan Polres lain yang tidak melaksanakan Pilkada.
Setiap Polres yang mengadakan Pilkada untuk membantu BKO pengamanan Pilkada serentak ini.
“Dari Polda BKO-nya ada 60 personil Brimob yang kami bantu Polres Tabanan,” tandasnya.
Editor : Didik Dwi Pratono