Sabtu, 21 Jul 2018
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Ribut-ribut di Tempat Dugem, Pentolan Ormas Aniaya Oknum Polisi Polda

Kamis, 07 Jun 2018 11:49 | editor : ali mustofa

pentolan ormas, anggota dalmas, vi ai pi bar, penganiayaan ringan, polsek kuta

DIAMANKAN: I Made Guna Yasa dan tiga temannya diamankan setelah menganiaya anggota Polda Bali di tempat dugem (Istimewa)

DENPASAR – Lagi-lagi oknum pentolan salah satu ormas ternama di Bali bikin ulah di tempat hiburan malam.

Kali ini I Made Guna Yasa, 18, dan kawan-kawan membuat aksi anarkis di Vi Ai Pi Bar, Jalan Legian, Kuta, Kuta, Badung, Kamis (7/6) sekitar pukul 03.00 wita. 

Mirisnya lagi, yang menjadi korban adalah oknum anggota polisi yang bertugas di Satuan Dalmas Polda Bali berinisial IWKD, 22. Akibat kejadian itu korban mengalami luka memar pada bagian wajah.

Menurut Informasi, insiden bermula ketika korban bersama lima orang anggota polisi yang bertugas di di Dalmas Polda Bali sedang menikmati malam dengan baersantai di Vi Ai Pi Bar.

"Ya, di sana mereka bersantai dan menghibur diri. Posisi mereka di lantai satu menikmati alunan life musik," ujar sumber di Polsek Kuta.

Saat pulang, dan ketika sampai dipintu depan, tak sengaja korban bersenggolan dengan terlapor.

"Karena sok-soan punya banyak teman, termasuk jalan bareng tiga cewek, terlapor tak terima. Selanjutnya terjadi cekcok mulut," tuturnya.

Puncaknya, tiba tiba terlapor memukul korban menggunakan tanganya. Pukulan itu mendarat ke wajah korban yang mengakibatkan memar.

"Ada 3 rekan terlapor hendak ikut menganiaya koban menggunakan besi dan bambu namun berhasil dilerai," cetus sumber

Setelah mendengar ada keributan di Vi Ai Pi, Panit Buser Polsek Kuta Iptu Budi Artama langsung melakukan olah TKP dan mengamankan terlapor warga beserta tiga temannya.

"Para pria berbadan kekar dan penuh tato ini dia amankan dalam waktu singkat. Kita juga amankan KTA ormas untuk kepentingan penyidikan,” bebernya.

Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya membenarkan telah terjadi peristiwa itu. "Kami sudah amankan terlapor beserta rekan-rekannya. Kami masih dalami peran masing-masing tersangka," tuturnya.

(rb/mus/dre/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia