Rabu, 18 Jul 2018
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Dibakar Api Cemburu, Tiga Polisi Hajar Mahasiswa Hingga Nyaris Tewas

Kamis, 12 Jul 2018 16:06 | editor : ali mustofa

polisi hajar mahasiswa, motif asmara, polda bali

LEBAM: Gede Dimas Purwadipa menunjukkan luka di wajah dan badannya akibat dianiaya oknum polisi (Istimewa)

DENPASAR – Aksi tak terpuji dilakukan oknum korps baju cokelat saat perayaan hari Bhayangkara. Masalahnya sepele: asmara.

Tiga oknum anggota Direktorat Shabara Polda Bali masing-masing Bripda Putu Krisna Wahyudi Suputra; Bripda Kadek Agus Wiratha,

dan Bripda I Gede Agus Apriyoga menganiaya Gede Dimas Purwadipa, seorang oknum mahasiswa di sebuah kosan di Dalung, Minggu (8/7) siang lalu.

Para polisi itu nekat menghajar korban hingga babak belur lantaran cemburu buta setelah pacar salah satu oknum polisi itu diduga selingkuh dengan korban.

Menurut informasi, kasus berawal ketika korban chating via Line dengan seorang wanita bernama Linda, Minggu siang lalu.

"Dalam obrolan itu ke duanya lalu bersepakat untuk jalan-jalan dengan syarat korban menjemput Linda di kostnya Jalan Tegal Jaya Dalung, sebelah TK Tegal Jaya," bisik sumber di Polda Bali. 

Korban bun bergegas dan menjemput lind. Saat menunggu Linda di depan kosan, tiba-tiba datang tiga pelaku berpakaian dinas lengkap menghampiri korban.

Entah tahu dari siapa, kemudian Bripda Putu Krishna Wahyudi Suputra menghampiri korban. "Dia nanya korban, kamu yang ngechat pacar saya Linda,” tanyanya.

Korban pun menjawab,”iya” sembari meminta maaf. Karena cemburu buta, Putu Krishna langsung memukul pipi dan menendang kearah tubuh korban secara berulangkali.

Kedua teman polisi itu pun ikut mengeroyok korban. Akibat aksi penganiayaan itu, korban menderita luka di sekujur tubuh.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja Kamis sore membenarkan laporan itu. Dia mengecek perkembangan di Bid Propam Polda Bali.

“Saya koordinasi dulu dengan Bid Propam. Motifnya diduga masalah cemburu buta,” papar Kombes Pol Hengky. 

(rb/mus/dre/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia