Kamis, 20 Sep 2018
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Mimih…Berangkat Sehat Walafiat, Selang Beberapa Jam Tewas Mengenaskan

Minggu, 07 Jan 2018 03:15 | editor : ali mustofa

buruh bangunan, tewas kesetrum, rs sanglah

TEWAS: Budiyanto buruh proyek bangunan yang tewas kesetrum saat berada di IGD RS Sanglah. (Juliadi/Radar Bali)

DENPASAR – Korban tewas karena kesetrum aliran listrik bertambah. Kali ini menimpa Budiyanto, 25, asal Sumber Kejayan, Jember, Jawa Timur.

Buruh bangunan ini tiba di ruang IGD RS Sanglah dalam kondisi kaku dan tidak sadarkan diri saat dievakuasi dari mobil pikap DK 9601 DC.

Namun, setelah dicek tim medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Korban meninggal gara-gara kesetrum di sebuah ruko di Jalan Bypass Ngurah Sanur, Denpasar Selatan kemarin.

"Saya baru tahu Budiyanto meninggal dunia setelah dikabari oleh rekan kerjanya," ujar Rusmiati, keluarga korban 

Menurut Rusmiati, kejadian yang menimpa Budiyanto tak ada yang mengetahui. Budi ditemukan tergeletak di pinggir kolam pertama kali oleh buruh proyek lainnya yang saat itu sedang bekerja.

Ketika ditemukan dalam kondisi tertidur terbujur kaku dan tidak sadarkan diri sekitar pukul 13.00. Melihat kondisi tubuh Budiyanti yang terbujur kaku pekerja lainnya langsung meminta bantuan.

Kemudian Budiyanto langsung dibawa ke IGD RS Sanglah untuk memastikan kondisinya.

"Ya kami keluarga sedih dan shock mendengar kejadian yang menimpa Budiyanto. Pasal, tadi pagi saat berpamitan masih dalam keadaan sehat walafiat. Tiba-tiba sekarang sudah meninggal dunia,” bebernya.

Menurutnya, Budiyanto kesetrum listrik di kaki kanannya karena ada bekas luka kesetrum. Jenazahnya akan dipulangkan malam ini ke Jember.

“Untuk keluarga di Jawa sudah dikabari. Malam ini dibawa pulang dengan mobil jenazah Partai Perindo. Karena menggunakan mobil ambulans jenazah rumah sakit biayanya sangat mahal," jelasnya. 

(rb/jul/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia