Minggu, 19 Aug 2018
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Perampok Alfa Midi Bawa Kabur Rp 64 Juta, Begini Kronologis Aslinya...

Senin, 18 Jun 2018 07:15 | editor : ali mustofa

perampokan minimarket, minimarket alfamidi, polsek dentim

TKP: Lokasi perampokan di Minimarket Alfa Midi di bundaran Hayam Wuruk - Akasia, Denpasar, tampak dikunjungi pembeli (dok.radarbali)

DENPASAR - Polisi terus melakukan penyelidikan terkait aksi perampokan di Toko Modern Alfa Midi di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Sabtu (16/6) dini hari lalu.

Dari hasil pengembangan sementara, perampok ternyata sempat menganiaya kasir bernama Egar Tri Apriyanto, 24. Setelah terkapar, mulut serta kedua tangan korban dilakban perampok.

Untuk diketahui, dua karyawan yang bertugas malam itu adalah Enggar Tri Apri Yanto dan Muhamad Ramdan.

Sebelum kejadian, korban Enggar Tri berada digudang bagian belakang sembari menghitung uang hasil jualan.  Sementara, saksi Muhamad Ramdan berada di meja kasir dan berjalan menuju ke brankas.
Terduga pelaku yang menggunakan baju hitam serta mengenakan topi masuk kedalam toko dan awalnya menuju kearah gudang yang ada di bagian belakang pojokan toko tersebut mengikuti petugas kasir.
Di dalam gudang pelaku yang masih miaterius ini memukul dan mengeluarkan pisau belati dan mengarahkan ke karyawan Enggar Tri.

Mendapat perlakuan itu, karyawan asal Ngawi, Jawa Timur, ini angkat tangan dan menuruti semua perintah pelaku. 
"Uang yang mencapai Rp 64.000.000 berada diatas meja diambil oleh pelaku. Kemudian, pelaku mengikat karyawan tersebut serta melakban mulutnya agar tidak meminta bantuan," beber sumber kepolisian.

Menurut keterangan kedua karyawan, aksi pelaku berjalan sangat cepat. "Kata saksi korban, pelaku datang dan menyekap korban mengikat serta menutup mulut korban,

sehingga korban tidak bisa berteriak dan pelaku langsung memukul korban menggunakan tangan kosong. Korban juga sempat melawan kemudian pelaku mengeluarkan pisau belati sambil berkata, diam," imbuhnya.

Karena merasa terancam korban tidak bisa berbuat apa-apa. Kemudian pelaku melakban tangan, kaki dan mulut korban sehingga tidak bisa teriak.

Kemudian pelaku langsung mengambil uang yang dipegang korban, lalu langsung pergi "Setelah itu datang teman korban (yang jaga kasir) dan menolongnya, kemudian menghubungi kepala toko dan menghubungi Polsek Dentim,” paparnya. 
Kanitreskrim Polsek Denpasar Timur Iptu Aryno Seno membenarkan peristiwa perampokan itu. "Masih lidik. Minta doanya sudah cepar terungkap," ungkapnya

(rb/dre/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia