alexametrics
Jumat, 23 Oct 2020
radarbali
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Proses Bule Inggris, Kepala Imigrasi Ngurah Rai: Ini Harga Diri Korps

30 Juli 2018, 10: 10: 49 WIB | editor : ali mustofa

bule inggris, aniaya petugas imigrasi, imigrasi ngurah rai

Paspor bule Inggris Auj - e Taqaddas penganiaya petugas Imigrasi Ngurah Rai (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Tindakan tak terpuji dilakukan bule Inggris bernama Auj-e Taqaddas, 42. Auj-e menganiaya petugas imigrasi di Bandara Ngurah Rai bernama Ardyansyah, 28, Sabtu (28/7) malam pukul 21.25.

Auj-e menampar Ardyansyah lantaran tidak diizinkan terbang menuju Singapura dengan maskapai Jetstar Airlines 3K-240.

Usut punya usut, Auj-e melanggar masa tinggal. Tidak tanggung-tanggung, Auj-e overstay selama 60 hari lebih.

Kepala Imigrasi Ngurah Rai Aris Amran mengatakan, warga asing yang tinggal lebih dari 60 hari maka harus menjalani sejumlah prosedur yang berlaku.

Kecuali overstay maksimal 60 hari maka bisa ditebus atau dibayar di bandara. Ketika lebih dari 60 hari, maka selain membayar juga harus menjalani pemeriksaan.

Masalahnya, ketika pelaku dijelaskan oleh korban itulah ternyata pelaku marah. “Saat diperiksa dia main tangan, dia menempeleng petugas. Ini harga diri korps.

Dia menyentuh imigrasi berarti menyentuh perwakilan bangsa. Maka kami laporkan pada polisi,” tegas Amran.

Setelah dilaporkan ke kepolisian, pelaku tidak diizinkan melanjutkan penerbangan. Pelaku harus menjalani proses di kantor kepolisian.

“Urusan damai itu urusan personal, itu lain cerita nanti. Tapi, tindakan pelaku tetap harus diproses,” imbuh pria asal Sulawesi itu.

(rb/san/mus/mus/JPR)

 TOP