Rabu, 26 Sep 2018
radarbali
icon featured
Dwipa

Foto Turis Asing Naik Pelinggih Pura Batukaru Viral, Ini Kata Polisi

Kamis, 13 Sep 2018 07:15 | editor : ali mustofa

bule gila, pura batukaru, polsek penebel, pelecehan simbol agama

MELECEHKAN: WNA Naik di Pelinggih Pura Luhu Batukaru, Tabanan (Instagram tony.jarvi.)

TABANAN - Sebuah foto memperlihatkan seorang warga negara asing (WNA) yang naik dan berfoto di atas pelinggih Pura Luhur Batukaru, Penebel, Tabanan, kembali viral di dunia maya, Rabu (12/9) siang kemarin.

Foto tersebut memperlihatkan dengan jelas ulah seorang turis asing mengenakan kamen adat Bali, dengan mengenakan baju singlet berwarna biru, menggunakan udeng di bagian kepala, naik ke atas pelinggih.

Posisinya jongkok di atas pelinggih pura seperti melakukan penghormatan kepada seorang raja. Dengan tangan mengepal ke arah depan.

Foto ulah wisatawan asing tersebut sontak langsung viral di media sosial. Diduga Lokasi WNA tersebut di kawasan Pura luhur Batukaru, Penebel Tabanan.

Di akun instagram @info_tabanan, turis yang duduk di atas pelinggih Pura Luhur Batukaru diperkirakan berasal dari negara Denmark.

Foto WNA yang naik ke atas pelinggih pura tersebut sebenarnya dipunggah sejak Minggu (9/9) lalu oleh akun tony.jarvi.

Foto itu sontak membuat netizen beraksi. Mereka mayoritas geram karena ulah sang turis sama saja dengan pelecehan.

Di salah satu akun saja, foto tersebut dibagikan ke ratusan orang dan dikomentari ratusan komentar.

Dalam komentar tersebut netizen menyebutkan seharusnya guide yang mengantar harus bertanggung jawab. Ada juga yang mengatakan kita menjaga sakral dan kesucian pura. Malah orang lain yang menginjak.

Kemudian ada yang bilang kecolongan lagi dan banyak lagi komentar lainnya.  Kapolsek Penebel AKP I Ketut Mastra Budaya membenarkan soal turis yang naik ke atas pura tersebut.

Jika melihat lokasi pura yang dinaiki WNA tersebut, benar berada di Pura Luhur Batukaru, Penebel, Tabanan. Dirinya sangat menyayangkan hal tersebut.

“Kami (besok pagi red) akan melakukan pengecekan dan mengumpulkan pihak yang ada di Pura Luhur Batukaru, menanyakan hal tersebut. Kemudian menelusuri akun yang menyebar foto WNA atau akun WNA tersebut,” tandasnya. 

(rb/jul/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia