Minggu, 18 Nov 2018
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Jaksa Tolak Penangguhan Penahanan Keris

Selasa, 16 Oct 2018 18:15 | editor : ali mustofa

Ketut Ismaya, Keris, Pelimpahan tahap II, Kejari Denpasar, Polresta Denpasar, Caleg DPD RI, Pileg 2019, Lapas,

DITOLAK : Ketut Putra Ismaya Jaya alias Keris (kiri kaca mata hitam) bersama kuasa hukum saat pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar (16/10) (Marcell Pampur)

DENPASAR-Usai menjalani pemeriksaan lebih dari satu jam di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, calon legislatif (caleg) DPD RI I Ketut Putra Ismaya Jaya alias Keris akhirnya keluar dari ruangan pemeriksaan.

Keris kemudian digiring ke mobil tahanan oleh aparat kepolisian. Sesuai rencana, usai pelimpahan tahap dua, Ismaya akan ditahan selama 20 hari sebelum nanti dilimpahkan ke pengadilan.

Sebelum ditahan di Lapas Kerobokan, saat pelimpahan tahap II di Kejari Denpasar, Selasa (16/10) Keris yang didampingi Kuasa Hukumnya, Armaini Hasibuan dan tim sempat memohon agar keris mendapat penangguhan penahanan.

Namun, upaya tim kuasa hukum tersangka langsung ditolak.

Seperti dibenarkan Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Denpasar, Arief Wirawan. Menurut Arief, penolakan permohonan penangguhan penahanan Ismaya sendiri didasari atas dua hal.

Dijelaskan Arief Wirawan, dua hal tersebut yakni pertimbangan secara obyektif dan subyektif.

"Alasan subyektif menurut KUHP, pertama selain kekhawatiran tersangka melarikan diri juga mengulangi perbuatannya. Sedangkan asalan subyektif itu alasan dari Jaksa," katanya. 

(rb/mar/pra/mus/JPR)

 TOP

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia