Selasa, 11 Dec 2018
radarbali
icon featured
Bali United

Kenang Taufik, Kapten Persebaya Berharap Tuah Kapten Dipta, Awas!

18 November 2018, 05: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, liga 1, persebaya surabaya, rendi irwan

Kapten Persebaya Surabaya Rendi Irwan (dok.jawapos.com)

GIANYAR – Persebaya Surabaya memiliki masa di mana Bonek mempunyai julukan Trio Kurcaci. Julukan ini dibrikan kepada tiga pemain tengah mereka yang kebetulan sama-sama berpostur mungil.

Apalagi mereka juga sama-sama bersahabat baik didalam lapangan maupun diluar lapangan. Mereka bertiga adalah Andik Vermansyah, Muhammad Taufiq, dan Rendi Irwan.

Nah, Rendi dan Taufiq hari ini akan kembali bertemu, namun bukan di klub yang sama. Rendi adalah kapten Persebaya Sruabaya, sedangkan Taufiq adalah deputi kapten Bali United.

Sebelumnya mereka berdua sama-sama melontarkan pujian. Rendi sepertinya juga sudah sangat rindu ingin bertemu kembali dengan Taufiq.

Dipertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Rendi gagal bersua Taufiq lantaran absen karena cedera. “Mungkin di pertandingan besok (hari ini) kami akan bertukar jersey,” terang Rendi.

Baginya, mantan gelandang Persib Bandung itu memiliki kualitas yang bagus dari segi permainan. “Dia masih energik dan masih sangat pintar sebagai gelandang serang atau gelandang bertahan.

Gaya permainan ball possession pendek-pendek merapat masih menjadi andalannya sampai sekarang,” ucapnya.

Selain Taufiq, dia sepertinya “merindukan” suasana Stadion kapten I Wayan Dipta. Tujuh tahun silam, Persebaya 1927 bertandang menghadapi Bali Devata.

Namun, Rendi Irwan gagal membawa Persebaya meraih kemenangan. Masa-masa kelam itu diingat betul oleh Rendi.

Dia berharap ada keberuntungan yang menghinggapi Bajul Ijo kali ini. “Semoga Stadion Dipta menjadi tempat yang beruntung bagi kami.

Semoga juga kami bisa memenangkan pertandingan seperti saat kami melawan Persib Bandung disini. Kami tahu pertandingan tidak akan mudah. Semua elemen di Bali United cukup bagus,” ungkapnya.

Dia sadar Bali United sedikit sulit dikalahkan di kandang. Namun, dengan dukungan ribuan Bonek yang membanjiri Stadion Kapten I Wayan Dipta hari ini, motivasinya bisa berlipat ganda.

“Semua pemain Bali United harus diwaspadai. Spasojevic juga harus diwaspadai. Dia dulu mencetak gol ke gawang Persebaya. Tidak mudah mengalahkan Bali United dikandang sendiri.

Saya dengar ada sekitar 15 ribu Bonek yang datang dan semoga juga Stadion Dipta bisa bersahabat untuk Persebaya lagi,” tuturnya. 

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia