Senin, 10 Dec 2018
radarbali
icon featured
Travelling

Toko Mafia Tiongkok Ditutup, Ini Respons Pelaku Wisata Bali…

19 November 2018, 11: 19: 36 WIB | editor : ali mustofa

paket murah, turis tiongkok, pariwisata bali, asita bali, gipi bali

SEPI: Wisatawan asing sedang menikmati wisata di kawasan Gunung Payung, Kuta Selatan, beberapa hari lalu. (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster tak pandang bulu menegakkan aturan. Salah satunya menutup toko mafia Tiongkok yang selama ini merugikan pariwisata Bali.

Kebijakan Gubernur Koster mendapat tanggapan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali. Ketua GIPI Bali IB Agung Partha Adnyana menyambut baik ketegasan  Gubernur Bali.

Menurutnya, ini merupakan langkah untuk mewujudkan pariwisata Bali yang lebih baik lagi. 

Diakui, penutupan beberapa perusahaan/toko Tiongkok saat ini dipastikan berdampak pada sebagian kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali.

Mengingat wisman Tiongkok saat ini masih mendominasi. Untuk itu GIPI Bali, ASITA, HPI, PHRI, IHGMA, BPPD Bali

telah mengantisipasi dengan menjalin komunikasi yang baik dan cukup intens dengan pemerintah Tiongkok melalui Konjen Tiongkok yang ada di Bali. 

"Bahkan direncanakan pada tanggal 1-7 Des 2018 Wakil Gubernur akan memimpin langsung delegasi pariwisata Bali ke beberapa kota di Tiongkok,

selain mengadakan sales mission juga untuk menjelaskan tentang penertiban toko Tiongkok di Bali

(rb/feb/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia