Senin, 17 Dec 2018
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Lagi! Mayat Pria Membusuk di Temukan Mengapung di Sungai

06 Desember 2018, 22: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

mayat membusuk, mayat mengapung, Polsek mengwi, Polres Badung, temuan mayat, mayat pria, Tukad Miah,

BIKIN GEGER : Mayat pria di Tukad Miah saat hendak dievakuasi (Istimewa)

MANGUPURA-Temuan sesosok mayat mengapung di sungai kembali gegerkan warga.

Usai gempar temuan mayat bule Kanada mengapung di Tukad Sangeh atau Jembatan Titi Gantung, Kamis (6/12)  warga kembali dihebohkan dengan temuan sesosok mayat pria tanpa identitas dalam keadaan mengambang di Tukad Miah, Subak Legena, Banjar Gunung, Desa Buduk, Mengwi.

Kapolsek Mengwi, AKP I Gede Astawa yang dikonfirmasi terkait temuan mayat membenarkan.

Dijelaskan, saat pertama kali ditemukan sekitar  pukul 14.30,  mayat dalam posisi terapung dengan posisi telungkup dan kepala menghadap Utara dan kaki ke Selatan.

“Saat ditemukan kondisinya  mengenakan  pakaian kaos warna hitam dan celana pendek warna hitam. Separuh tubuh bagian atas korban tertutup ranting-ranting kayu,”ujar kapolsek.

Lebih lanjut, Astawa juga mengatakan bahwa, mayat dengan kondisi sudah mulai membusuk itu pertama kali diketahui oleh saksi bernama Sudiman, 50.

Saat itu, saksi yang bekerja sebagai petani itu hendak berangkat kerja ke sawah yang letaknya tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah. Saat hendak menyeberang sungai, saksi mencium bau busuk bangkai. 

Curiga dengan bau busuk yang menyengat, saksi kemudian berusaha mencari sumber bau dan menemukan mayat dalam kondisi mengambang.

“Baru setelah menemukan mayat korban, saksi kemudian melapor ke rekannya bernama Musiran kemudian ke kelian dinas. Dari kelian dinas kemudian disampaikan ke kami (Polsek Mengwi),”terang Astawa.

Dikonfirmasi terkait temuan itu, Kapolsek Mengwi, AKP I Gede Astawa mengatakan, bahwa saat ini jasad korban sudah dievakuasi ke rumah sakit sanglah untuk diotopsi. "Tadi jenasah sudah dievakuasi ke Sanglah," katanya.

Selanjutnya, usai menerima laporan, polisi kemudian langsung menuju ke TKP dan mengevakuasi jasad korban. “Untuk penyebabnya sendiri kami belum bisa menyimpulkan apakah korban pembunuhan atau bukan. Kami masih menunggu hasil otopsi. Karena waktu ditemukan, terutama wajahnya sudah rusak,"tukas Astawa.

(rb/mar/pra/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia