Senin, 17 Dec 2018
radarbali
icon featured
Dwipa

Diguyur Hujan Lebat, Fasilitas di“Kampung Seni” Gianyar Banyak Rusak

06 Desember 2018, 21: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

hujan lebat, kampung seni Gianyar, BPBD Gianyar, pohon tumbang, atap roboh, bencana banjir,

ROBOH : Atap milik salah satu warga yang roboh setelah diguyur hujan lebat di Gianyar (IB Indra Prasetya)

GIANYAR – Akibat hujan lebat diserta angin kencang yang terjadi di Gianyar, sejak Rabu (5/12) menyisakan banyak kerusakan.

Selain sejumlah atap rumah milik warga roboh, akibat hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon di Gianyar tumbang dan menimpa instalasi listrik milik PLN.

Seperti dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, Anak Agung Oka Digjaya.

Menurutnya , akibat hujan lebat dan angin kencang BPBD pihaknya memperkirakan, kerugian material mencapai jutaan rupiah.

Kerugian material itu diantaranya meliputi kerusakan di rumah milik Sukadana, salah seorang warga di Banjar Bukit Batu, Kelurahan Samplangan, Kecamatan Gianyar.

Pagar milik Sukadana ambruk mengakibatkan atap garase yang menempel di tembok itu ikut roboh.

 Atap garase itu kemudian menimpa bangunan bale dangin dan tiga unit kendaraan yang ada di bawahnya.

 “Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 75 juta,” ujar Oka Digjaya

Selain itu, di lokasi berbeda, yakni di Jalan Jata, Banjar Sampiang, Kelurahan/Kecamatan Gianyar, sebuah pohon Belalu setinggi 12 meter dengan diameter 25 centimeter tumbang. Pohon itu menimpa instalasi kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan menghadang Jalan Jata. Akibatnya, arus lalu lintas sempat tersendat.

Guna mempercalancar arus kendaraan, petugas PLN datang untuk memutus aliran listrik. Kemudian petugas BPBD melakukan pemotongan pohon.

“Pukul 21.25, sudah teratasi dan arus lalu lintas kembali normal,” jelas Agung oka Digjaya.

(rb/dra/pra/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia