Selasa, 19 Feb 2019
radarbali
icon featured
Travelling

Mata Air Tirta Sudamala Layak Dikembangkan Jadi Objek Wisata Spiritual

12 Februari 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

wabup kasta, mata air, tirta sudamala, objek wisata spiritual, pemkab klungkung

Wabup Klungkung I Made Kasta saat mengecek mata air Tirta Sudamala (Istimewa)

SEMARAPURA - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta serius menggali potensi wisata di Kabupaten Klungkung, terutamanya potensi wisata spiritual.

Kali ini, wakil bupati asal Desa Akah, Kecamatan Klungkung ini bersama tokoh masyakat Desa Tegak dan paguyuban Jaya Kumara Santi (JKS) meninjau sumber mata air Tirta Sudamala Centeng, yang terletak di bantaran sungai Tukad Centeng, Desa Tegak.

Perbekel Desa Tegak I Ketut Sujana menuturkan, sumber mata air Tirta Sudamala Centeng oleh masyarakat sekitar diyakini mampu melebur kesengsaraan, untuk mensucikan diri dan sebagainya.

Hanya saja selama ini masyarakat belum memanfaatkannya secara maksimal sehingga air yang keluar sekitar 10 liter per detik itu terbuang sia-sia.

“Selama ini warga mengambil air untuk tirta penglukatan dan mengambil air untuk langsung dikonsumsi sendiri,” kata Sujana.

Menurutnya, selama ini air belum dimanfaatkan secara optimal sehingga terbuang sia-sia. Karena untuk mencapai sumber air ini diperlukan tenaga ekstra lantaran harus berjalan kaki menuruni anak tangga yang cukup terjal sejauh 200 meter.

“Warga setempat hanya mampu mengambil air dari mata air ini menggunakan galon plastik,” ungkapnya.

Melihat potensi yang ada, Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta, langsung menginstruksikan kepada Perbekel Desa Tegak untuk segera membentuk Pokdarwis yang sesegera mungkin melakukan penataan untuk di jadikan objek wisata spiritual.

“Sudah dari dulu kami berjanji untuk turun ke sumber mata air Tirta Sudamala Centeng. Semoga sumber mata air ini bisa diangkat menjadi objek wisata spiritual,” tandasnya.

Atas dorongan wakil bupati itu, Sujana mengaku akan secara bertahap merancang Desa Tegak sebagai desa wisata.

Apalagi Desa Tegak memiliki sejumlah objek yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata. “Harapan kami di tahun 2021 nanti, semua ini sudah bisa dikembangkan,” tandasnya. 

(rb/ayu/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia