Senin, 09 Dec 2019
radarbali
icon featured
Radar Buleleng

Awas, Pipa Air Minum Bocor, Jalan Singaraja - Kintamani Amblas

18 Februari 2019, 09: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

pipa air, pipa bocor, jalan putus, bpbd buleleng

Jalan Singaraja - Kintamani amblas akibat pipa air minum bocor (Eka Prasetya/Radar Bali)

Share this      

TAMBLANG – Ruas Jalan Raya Singaraja-Kintamani di Banjar Dinas Kaja Kauh Desa Tamblang, amblas. Penyebabnya, sambungan pipa air minum yang ditanam di tepi jalan bocor.

Air pun menggerus tanah, hingga menyebabkan bagian tepi jalan. Meski badan utama jalan masih terlihat baik-baik saja, namun bagian pondasi sudah amblas digerus air.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 20.00 Jumat (15/2) malam lalu. insiden berawal saat sebuah truk melintas di lokasi kejadian. Tak lama setelah truk melintas, tiba-tiba bagian tepi jalan amblas.

“Kebetulan pas saya lewat. Tadinya ada truk yang lewat. Kemudian ada suara gemuruh. Pas saya tengok, pinggir jalan itu sudah amblas,” ujar Putu Merdana, warga Tamblang.

Alhasil sebagian badan Jalan Singaraja-Kintamani kini ditutup, karena dikhawatirkan badan jalan ikut amblas. Kendaraan harus melintas secara bergantian.

Kendaraan yang datang dari arah Kintamani menuju Singaraja, dihimbau lebih berhati-hati karena sebagian jalan ditutup.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng Ida Bagus Suadnyana yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, tepi jalan diduga amblas gara-gara pipa air minum bocor.

Rembesan air dari pipa yang bocor menggerus tanah, sehingga tanah pun menjadi amblas. Dari hasil pengecekan BPBD Buleleng, sebagian badan jalan tak bisa dilintasi kendaraan.

Bahkan, oleh kendaraan roda dua sekali pun. Sebab pondasi jalan sudah amblas tergerus air. Apabila dilalui kendaraan, dikhawatirkan badan jalan utama akan ikut amblas.

“Sudah kami koordinasikan ke provinsi, karena jalan itu kebetulan kewenangan Pemprov Bali. Sudah kami informasikan kerusakannya.

Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera dilakukan perbaikan dan pembuatan senderan,” kata Suadnyaa. 

(rb/eps/mus/JPR)

 TOP