Jumat, 24 May 2019
radarbali
icon featured
Bali United

Jajal Fano-Irfan Posisi Striker, Coach Yogi: Bali United Wajib Menang

23 April 2019, 11: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

bali united, piala indonesia, persija jakarta, coach yogi nugraha

Pelatih fisik Bali United Yogi Nugraha saat latihan bersama skuad Bali United (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

LEGIAN - hanya menyisakan tiga hari waktu normal untuk Bali United dalam mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi Persija Jakarta di babak delapan besar Piala Indonesia 2018, Jumat mendatang (26/4).

Semua pemain sudah dipersiapkan dengan matang selama tiga hari ke depan. Bali United masih ada kemungkinan tanpa Melvin Platje dan Ilija Spasojevic yang masih dalam masa pemulihan cedera.

Meski begitu, Pelatih Bali United Stefano Teco Cugurra sudah menyiapkan pemain pengganti untuk menggantikan posisi mereka berdua.

Stefano Lilipaly sudah dicoba dalam skema latihan sebagai pemain nomor sembilan. Sebagai tandemnya, Teco sempat mencoba Miftahul Hamdi dan Yabes Roni Malaifani sebagai penyerang sayap.

Tetapi skema ini bisa berubah sewaktu-waktu karena masih ada beberapa pemain yang bisa dicoba seperti Irfan Bachdim.

Fahmi Al Ayyubi tidak mungkin dimainkan kontra Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta nanti karena belum bisa didaftarkan di Piala Indonesia 2018.

Yang jelas, minimnya posisi pemain bernomor sembilan bukan jadi alasan Serdadu Tridatu kalah kontra Macan Kemayoran.

Hal tersebut diucapkan langsung oleh Pelatih Fisik Bali United Yogi Nugraha. Kebetulan Yogi adalah mantan Pelatih Fisik Persija Jakarta musim lalu.

Menurut Yogi, ada hal yang menguntungkan Bali United nanti. Dan, keuntungan itu harus dimanfaatkan dengan baik oleh Fadil Sausu dan kolega.

"Sama seperti yang diucapkan Coach Teco, kami ingin melawan Persija di final. Tapi, bertemu sekarang. Meski begitu, bukan jadi alasan untuk kalah dari mereka,” kata Yogi Nugraha.

Menurutnya, Bali United lebih diuntungkan lantaran Persija memiliki jadwal yang padat sebelum laga kontra Serdadu Tridatu.

“Mereka (Persija) setiap tiga hari bermain. Kami harus menunjukkan kalau kami lebih baik dari mereka. Intinya tidak ada kata kalah," beber Yogi.

(rb/lit/mus/JPR)

 TOP