Kamis, 20 Jun 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Menyesal, Pemerkosa Gadis Yatim Klaim Anggota Ormas Minta Maaf

24 Mei 2019, 05: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

kasus pemerkosaan, korban ngaku jijik, tersangka pemerkosaan, tersangka minta maaf, polresta denpasar

Tersangka pemerkosa gadis yatim Dedy Wahyu (Adrian Suwanto/Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – Kerja keras polisi memburu Dedy Wahyu alias Rahman, 19, pemerkosa gadis yatim sebut saja namanya Ayu, 18, membuahkan hasil.

Warga  Dusun Krajan RT III RW II Desa Gombolirang, Banyuwangi, ini berhasil ditangkap di rumah tantenya di Malang, Jawa Timur. 

Setelah tertangkap, pelaku yang mengaku-ngaku anggota ormas ternama di Bali ini menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada korban.

“Ya, saya sangat menyesal atas apa yang telah saya perbuat,” kata Dedy yang di Bali tinggal di Jalan Pratama, Gang Bidadari Nomor. 1, Kuta Selatan, Badung.

“Saya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada dia (korban) saat dipertemukan (diperiksa) oleh penyidik. Tapi, anaknya (korban) masih marah bercampur ketakutan,” ucap Dedy.

Sebelumnya, korban Ayu berharap Dedy Wahyu dihukum setimpal karena telah merenggut kewanitannya. Apalagi, dia juga dianiaya dan dipaksa oleh pelaku.

“Benar dia sudah ditangkap. Sekarang sudah di Polresta dan akan dimintai keterangan. Polisi sempat membawa Dedi ke ruangan yang sama, namun saya masih trauma dan ketakutan.

Termasuk jijik melihat wajahnya. Karena itu dia (Dedy) dikenakan penutup wajah. Sekarang saya sudah tidak terlalu ketakutan setelah Dedi ditangkap,” tuturnya.

Untuk diketahui, Dedy awalnya berkenalan dengan Ayu lewat FB. Ayu lalu diancam untuk diajak jalan-jalan.

Ternyata pelaku mengarahkan setir sepeda motor ke sebuah penginapan di wilayah Sanur, Rabu (15/5) sekitar pukul 19.30.

Ayu awalnya menolak masuk ke kamar dan berontak akan pergi. Namun, pelaku tidak terima dan memaksanya masuk ke kamar.

Dedy memaksa Ayu masuk ke kamar dengan cara di seret dan mulut di backup. Saat berada di dalam kamar, Ayu di pukul di bagian kepala, perut dan pinggang.

Bahkan, ayu terkesan lumpuh ketika pahanya di tendang menggunakan lutut si pria bejat ini. Setelah itu pakaiannya langsung dilucuti dan aksi bejat tersebut tak terhindarkan. 

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 285 KUHP dan atau pasal 289 KUHP. 

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP