Kamis, 20 Jun 2019
radarbali
icon featured
Politika

KLIR! Merasa Tidak Dibutuhkan, Suwirta Mundur dari Partai Gerindra

24 Mei 2019, 06: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

pemilu 2019, partai gerindra, bupati suwirta, bupati klungkung, mundur dari gerindra

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat menunjukkan surat pernyataan pengunduran diri serta kartu tanda anggota (KTA) Gerindra-nya yang akan dikirim ke Kantor DPC Gerindra Klungkung (Dewa Ayu Pitri Arisanti/Radar Bali)

Share this      

SEMARAPURA - Setelah beberapa hari berada di negeri Jiran, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta tiba di Kabupaten Klungkung, Kamis (23/5) kemarin.

Bukannya beristirahat setelah melakukan pengecekan kesehatan di luar negeri, orang nomor satu di Kabupaten Klungkung itu malah mengungkapkan kabar mengejutkan.

Bupati asal Nusa Ceningan itu mengumumkan keluar dari Partai Gerindra dan langsung mengirim surat pernyataan pengunduran diri bermaterai

Rp 6.000 serta kartu tanda anggota (KTA) Gerindra-nya ke Kantor DPC Partai Gerindra Klungkung pada saat itu juga.

Dalam surat pernyataan pengunduran diri yang ditujukan kepada Ketua DPC Partai Gerindra Klungkung tertanggal 23 Mei 2019, I Nyoman Suwirta mengungkapkan alasannya mengundurkan diri.

Alasan paling utama adalah lantaran ingin fokus dalam menyelesaikan tugasnya sebagai Bupati Klungkung

Ditemui kemarin, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan, sampai saat ini ia belum merasa menjadi seorang politisi.

Dan, dia mengakui belum bisa berbuat banyak untuk partai karena terlalu fokus mengabdikan diri kepada masyarakat selaku Bupati Klungkung.

“Saya dulu juga bukan orang partai sehingga pikiran saya lebih banyak meng-entrepreneur masyarakat,” ujarnya.

Kekurangannya sebagai pengurus partai itu pun semakin dia rasakan setelah mengetahui dirinya telah dikeluarkan dari group WhatsApp (WA) DPC Partai Gerindra Klungkung.

Saat itulah dia merasa tidak dibutuhkan lagi dan diberikan jalan untuk keluar dari Partai Gerindra.

“Waktu itu saya mau berkomentar di grup, kok tidak bisa. Setelah saya tanya salah satu anggota group, dijelaskan kalau saya telah dikeluarkan.

Itu baru saya tahu dua hari jelang keberangkatan saya ke Malaysia untuk cek kesehatan. Karena tidak menyangka, saya sempat coba lagi saat di bandara. Ternyata tidak bisa juga,” terangnya.

Berawal dari sana, niat untuk mundur dari Partai Gerindra muncul. Dan, keputusan itupun diambil dengan menyetorkan surat pengunduran diri kemarin.

(rb/ayu/mus/JPR)

 TOP