Rabu, 21 Aug 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Ditinggal Ngayah, Rumah dan Sanggah Tempat Ibadah Ludes Terbakar

18 Juli 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : ali mustofa

ditinggal ngayah, rumah kebakaran, sanggah kebakaran, pemadam kebakaran badung

Petugas pemadam berusaha memadamkan api yang membakar rumah Made Sudarta, 33, di Jalan Kayu Aya No 20 B, Banjar Basangkasa, Seminyak, Kuta, kemarin (Istimewa)

Share this      

MANGUPURA – Jago merah kembali beraksi. Rumah tinggal, beserta  Jineng, dan Sanggah Surya milik Made Sudarta, 33, di Jalan Kayu Aya No 20 B, Banjar Basangkasa, Seminyak, Kecamatan Kuta, Badung, ludes terbakar, kemarin (17/7) pukul 10.15.

Kuat dugaan, api bersumber dari hubungan pendek listrik (korsleting) pada rumah tersbut.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Made Sudarta mengaku saat kejadian sedang ngayah di Pura Dalem Kayu Aya, Seminyak, Kuta.

Dia mengetahui terjadi kebakaran setelah ditelepon istrinya, Ni Wayan Mopi Cahyani, 34. Mendapat laporan itu Sudarta bergegas pulang ke rumah. Sayang, sampai di rumah, api sudah membesar.

“Saat itu saya sedang ngayah di pura. Istri saya juga ke Pura Kahyangan. Saya mendapat informasi adanya kebakaran dari istri saya setelah dia ditelepon adik ipar saya,” bebernya.

Akibat kebakaran itu, tidak ada satupun barang berharga yang dapat diselamatkan dari dalam rumah. Korban hanya bisa pasrah.

Selain rumah tinggal, 1 buah bangunan bale adat beserta isinya, 1 buah Jineng, 1 buah Sanggah Surya ikut terbakar.

Kalau ditaksirkan kerugiannya mencapai Rp 2 miliar. “Beruntung api tidak merembet ke rumah warga karena api berhasil dipadamkan oleh beberapa unit mobil pemadam kebakaran. Diduga karena arus pendek,” bebernya.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung I Wayan Wirya mengatakan, timnya tiba di lokasi kejadian pada pukul 10.45.

Pihaknya menerjunkan lima unit mobil pemadam kebakaran. Setiba di TKP api sudah besar, sehingga timnya berupaya agar api tida merembet ke bangunan rumah lainnya.

“Kondisinya saat itu api sudah besar. Beruntungnya tak ada korban jiwa. Kerugian materi diperkirakan miliaran rupiah,” ungkap Wiryajaya

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP