Kamis, 19 Sep 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Polisi Amankan Mobil SPG Cantik, Suami Korban Minta TSK Ditangkap

09 Agustus 2019, 05: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

viral, wanita cantik, tewas terbunuh, spg cantik, pisah ranjang, teduh ayu 2, amankan mobil, polresta denpasar

Nyoman Sugita (kiri), suami SPG mobil NI Putu Yuniawati yang menjadi korban pembunuhan di Penginapan Teduh Ayu 2, Padangsambian, Denpasar saat ditemui di rumahnya (dok.radarbali)

Share this      

DENPASAR – Tim Buser Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat terus berusaha mengejar pelaku terduga pembunuhan sales promotion girl (SPG) cantik Ni Putu Yuniawati

yang ditemukan tewas di Penginapan Teduh Ayu 2, Kamar Nomor 8, Jalan Kebo Iwa Utara, Padangsambian, Denpasar Barat, Senin (5/8) lalu.

Hasilnya, polisi menemukan sebuah mobil Suzuki Ertiga warna putih bernomor polisi DK 1988 HA. Mobil tersebut adalah milik korban pembunuhan, Ni Putu Yuniawati.

Mobil yang sebelumnya dibawa terduga pelaku pasca kejadian pembuhun tersebut ditemukan Rabu (7/8) kemarin di seputaran areal Denpasar. 

"Benar mobilnya sudah ditemukan," ujar Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Artha Ariawan, Kamis (8/8) sore.

Terkait penemuan mobil ini, suami korban, Nyoman Sugita, membenarkan. Menurutnya, setelah adanya informasi bahwa mobil korban ditemukan, dirinya langsung mendatangi Polresta Denpasar untuk memastikan.

 "Tadi saya ke Polresta (Denpasar) untuk mengecek. Tapi, kata polisi, masih ada gelar perkara," terang Sugita.

Dengan ditemukannya mobil tersebut, dia berharap agar pengungkapan kasus dugaan pembunuhan terhadap istrinya tersebut segera bisa terungkap.

"Saya menyerahkan semuanya kepada pihak berwajib. Sebagaimana hukum yang berlaku," tandas Nyoman Sugita.

Seperti diberitakan sebelumnya, wanita asal Banjar Kaja Serangan, Denpasar ini ditemukan tewas dengan kondisi mulut disumbat handuk

di Penginapan Teduh Ayu 2 Kamar No.8 Jalan Kebo Iwa Utara Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, pada Senin (5/7) sekitar pukul 21.30. 

Mulut korban juga ditemukan mengeluarkan darah. Ditemui di lokasi kejadian, seorang saksi bernama Kadek Yuliani

yang merupakan karyawan penginapan mengatakan bahwa sebelum ditemukan tewas, korban masuk ke dalam kamar nomor delapan dengan seorang pria.

Keduanya datang sekitar pukul 18.00. Setelah memesan kamar, keduanya langsung masuk ke dalam kamar lalu menguncinya dari dalam.

Setelah beberapa saat, pria teman korban keluar dari kamar sendirian. Sekitar pukul 21.30 Wita, karena penasaran,

karyawan penginapan mengecek ke kamar nomor delapan dan menemukan korban tewas dengan kondisi mulut dibekap handuk.

"Pria itu keluar sendiri membawa mobil Avansa warna silver," terang Kadek Yuliani saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (6/8) sore.

Namun sayangnya, para saksi yang berada di lokasi kejadian tidak memperhatikan secara jelas nomor polisi mobil yang dikendarai oleh teman pria korban yang diduga sebagai pelaku tersebut.

Namun, ciri-ciri pria tersebut berperawakan kurus, menggunakan sandal dan baju kaos abu-abu, celana kain dan lengan kanan penuh tato. Selain itu, di pintu kanan belakang mobilnya juga tertempel stiker Transformers.

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP