Minggu, 15 Dec 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Digulung Ombak Pantai Seminyak Usai Main Boogie Board, WN Rusia Tewas

11 Oktober 2019, 04: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

wn rusia, wn rusia tewas, digulung ombak, pantai seminyak, boogie board, polair polda bali

Korban Alekseev Yuriy dievakuasi ke RS Siloam usai digulung ombak pantai Seminyak kemarin (Istimewa)

Share this      

MANGUPURA – Seorang wisatawan asing berkewarganegaraan Rusia, Alekseev Yuriy, 54, tewas tergulung ombak Pantai Seminyak, Kuta, Badung, Kamis (10/10) kemarin sekitar pukul 11.30.

Korban tewas setelah terseret arus pantai saat bermain boogie board bersama para wisatawan lainnya di pantai.

Menurut informasi, korban diketahui berwisata ke Bali dan menginap di kamar 211 Grand Mas Hotel, Seminyak, Kuta, Badung bersama istrinya Alekseeva Olga, 54.

Pukul 10.45 Wita, pasangan suami istri itu kemudian menikmati permainan air di depan Hotel Anantara, Seminyak, Kuta.

Puas main air, mereka kemudian menuju Pantai Seminyak untuk main boogie board. Saat asyik main, korban digulung ombak.

“Posisinya korban terpisah dari istrinya. Korban diketahui terseret arus oleh lifeguard hotel,” ujar Wadir Polair Polda Bali AKBP Bambang Wiriawan.

Korban berusaha diselamatkan, dan upaya itu berhasil. Korban kemudian dipapah ke darat dalam kondisi lemas. “Setiba di longchair, korban pingsan,” bebernya.

Korban segera dilarikan ke RS Siloam di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung menggunakan ambulans SOS. Setibanya di RS Siloam diperiksa tim medis, namun korban dinyatakan meninggal dunia.

“Saat mandi korban menggunakan celana pendek warna hitam. Korban diduga meninggal dunia saat dalam perjalanan ke RS Siloam. Karena saat di pantai, jantung korban masih berdenyut,” tuturnya.

Kepolisian telah melakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, diduga ia tewas akibat terseret arus laut.

“Diduga terseret arus, dia sempat pingsan. Sempat dibawa ke RS Siloam namun sampainya di sana, dokter menyatakan korban telah tewas.

Keluarga korban telah membuat laporan ke Satpolair Polresta Denpasar. Untuk sementara jenazah korban masih di RS Siloam,” tutur AKBP Bambang.

(rb/dre/mus/JPR)

 TOP