Minggu, 15 Dec 2019
radarbali
icon featured
Travelling

NDF Sedot Ribuan Pengunjung, Minta Koster Bikin Kalender Event di Bali

28 Oktober 2019, 23: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

nusa dua fiesta, sedot pengunjung, gubernur koster, kalender event besar

DENPASAR – Pesona Nusa Dua Fiesta yang digelar dari tanggal 25-27 Oktober di Peninsula Island, Badung dapat dikatakan sukses. 

Sebab, antusiasme pengunjung dalam ajang tahunan yang ke-23 kali ini mampu menyedot ribuan orang perharinya.

I Gusti Ngurah Ardita selaku Managing Director The Nusa Dua saat ditemui di lokasi event  menyebutkan, dari hari pertama hingga hari penutupan kemarin tingkat keramaiannya lebih tinggi dari yang ditargetkan.

“Hari pertama saja penonton sampai 4.500 orang, hari kedua meningkat menjadi 6.700 orang dan hari ini (kemarin, penutupan) belum dihitung, tapi diperkirakan lebih ramai dari hari kedua,” ujarnya.

Di event kali ini, Pesona Nusa Dua Fiesta menampilkan sejumlah acara yang cukup menarik.

Seperti mengundang Padi Reborn, Fourtwnty, Hivi dan masih banyak lagi penampilan lainnya yang dibalut dengan tema Coloring The Beauty of Bali ini.

Yang juga tak kalah menarik, event ini pihaknya juga mengundang Universitas Udayana untuk melakukan survey di acara. 

Tujuannya, meminta masukan kepada para pengunjung sebagai bahan evaluasi dan masukan untuk event selanjutnya.

Penting juga disampaikan oleh Ardita terkait sejumlah event yang ada di Bali. Menurutnya, Bali setiap tahunnya memiliki puluhan event yang besar. 

Seperti, Pesta Kesenian Bali, Kuta Festival, Sanur Festival dan lainnya. Baginya, perlu dilakukan pengaturan jadwal untuk event-event ini agar tidak berbenturan. 

“Bukan mengesampingkan event yang kecil ya, event kecil juga bisa jadi besar. Tapi, memang perlu mengatur event-event yang besar ini dalam sebuah kalender. Saya sarankan itu ke Pak Gubenur (Koster),” ujarnya.

Event-event besar yang digelar ini, lanjut Ardita, penting dibuatkan kalender agar para wisatawan yang hendak datang ke Bali bisa datang disaat event yang disukainya. 

“Tujuannya (event) kan sama-sama untuk promosi pariwisata. Nanti wisatawan bisa memilih dan boking jadwal dari event yang gelar juga,” pungkasnya. 

(rb/ara/mus/JPR)

 TOP