Minggu, 15 Dec 2019
radarbali
icon featured
Travelling

Dilirik Investor, Desa Besan Akan Dikembangkan Jadi Tempat Rekreasi

09 November 2019, 13: 05: 18 WIB | editor : ali mustofa

dilirik investor, desa besan, tempat rekreasi, objek wisata, dispar klungkung

Bukit Abah Klungkung (net)

Share this      

SEMARAPURA - Tidak hanya desa-desa di Kecamatan Nusa Penida, sejumlah desa di Kabupaten Klungkung rata-rata memiliki potensi alam yang mampu dikembangkan sebagai daya tarik wisata.

Seperti Desa Besan, Kecamatan Dawan yang semakin dilirik banyak investor lantaran wilayahnya yang berbukit dan masih sangat asri.

Hal itu terungkap saat Camat Dawan, AA Putra Wedana, Ketua Pokdarwis Desa Besan, Nengah Dikcy Supastawa,

Perbekel Desa Besan, I Ketut Yasa, Bendesa Adat Besan, I Ketut Wardana bersama investor melakukan audiensi dengan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

Salah seorang investor yang akan berinvestasi di Desa Besan, Made Andyana Putra mengatakan, Bukit Abah di Desa Besan

merupakan targetnya bersama sejumlah investor dari Jakarta dan Malaysia untuk dikembangkan sebagai salah satu tujuan wisata di Bali.

Nantinya, Bukit Abah ini akan disulap menjadi tempat rekreasi yang menarik bagi wisatawan. “Kami bersama Pokdarwis Desa Besan

berkeinginan mengembangkan pesona wisata yang dimiliki Desa Besan dengan membuat tempat rekreasi dan membuat destinasi wisata baru,” katanya.

Menurutnya, pengembangan desa wisata saat ini telah menjadi agenda global, bahkan menjadi salah satu tren pengembangan pariwisata di Bali. “Tren ini merupakan respons terhadap motivasi baru dalam berwisata,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menyambut baik upaya-upaya yang dilakukan Pokdarwis Desa Besan untuk mendukung program-program pemerintah di bidang kepariwisataan.

Meski begitu menurutnya pengembangan desa wisata harus didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas, berkompetensi, memahami dan mengerti prinsip-prinsip dan konsep desa wisata.

“Saya berharap dengan menggandeng beberapa investor, pengembangan Desa Wisata Besan bisa segera terwujud sehingga nantinya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat desa besan,” terangnya.

Lebih lanjut pihaknya mengingatkan agar pengembangan Desa Wisata Besan nantinya melibatkan tokoh desa dan masyarakat setempat dengan mengedepankan asas manfaat bukan asas keuntungan.

“Keterlibatan masyarakat lokal merupakan unsur utama dalam pengembangan desa wisata ini, dengan demikian akan tumbuh rasa memiliki terhadap perkembangan pariwisata di desanya,” jelasnya.

(rb/ayu/mus/JPR)

 TOP