Minggu, 15 Dec 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

TRAGIS! Gagal Bunuh Diri, Siti Sayat Tangan dan Lompat dari Lantai Dua

11 November 2019, 16: 15: 59 WIB | editor : ali mustofa

tragis, gagal bunuh diri, korban siti, sayat tangan, lompat dari lantai 2, polsek denbar

Tim medis berusaha menolong dan mengevakuasi korban usai menjatuhkan diri dari lantai II (Istimewa)

Share this      

DENPASAR - Seorang wanita muda bernama Siti Supriyantini nekat melakukan aksi bunuh diri dengan cara menyayat pergelangan tangan kanan dan kiri. 

Setelahnya, wanita kelahiran Denpasar, 6 Juni 1990 ini juga menjatuhkan dirinya dari lantai dua kamar kos. 

Kejadian tragis ini terjadi Minggu (10/11) sore sekitar pukul 15.15 di Jalan Mahendradata Gang Bobin Wiliam No. 10 Denpasar Barat.

Kanitreskrim Polsek Denpasar Barat Iptu Yoga Aji Sekar mengatakan, dalam insiden ini nyawa Supriyantini selamat. 

"Korban selamat usai lompat dari lantai dua dan menyayat pergelangan tangan kanan dan kiri," kata Iptu Yoga Aji Sekar, Senin (11/11) siang. 

Menurutnya, kejadian berawal ketika korban menyayat pergelangan tangan kanan dan kiri. Kemudian, korban melompat dari lantai dua kosannya dan terjatuh ke lantai satu. 

Belum diketahui pasti apa motif korban melakukan upaya bunuh diri dengan cara tragis tersebut. 

Pasalnya, korban masih dirawat di RSUP Sanglah Denpasar dan belum bisa dimintai keterangan. 

"Korban mengalami luka di bagian tangan kanan dan kiri. Mengalami retak di bagian pinggang belakang juga akibat terjatuh.

Dan sekarang masih ditangani dokter. Untuk motifnya belum bisa diketahui. Pihak keluarga tidak mengetahui alasan korban berupaya bunuh diri," tambahnya.

Sementara itu, saksi di lokasi kejadian bernama Siti Riza Rizkiyah yang merupakan penjaga kos mengatakan, dirinya belum mengetahui secara persis bagaimana korban lompat dari lantai dua kos. 

Saat itu, saksi sedang nonton televisi di kamarnya. Saksi kemudian mendengar teriakan minta tolong dari kamar korban. 

"Saya dengar teriakan minta tolong. Selanjutnya saya cek ke kamarnya dan pintu kamarnya dikunci dari dalam," terang saksi. 

Selanjutnya saksi turun dari lantai dua menuju lantai satu. Dari sana dilihatnya korban sudah berada di balkon kamar dan sudah hendak melompat.

"Saat itu saya mau memanggil suami saya. Tapi, tiba-tiba korban melompat hingga lantai satu," tandas saksi. 

Karena korban terjatuh, saksi dan warga kos lainnya menghubungi pihak kepolisian dan tim ambulans untuk mengevakuasi korban ke RSUP Sanglah.

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP