Rabu, 11 Dec 2019
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Gerombolan Geng Motor Aniaya Mahasiswa di Kerobokan Bali Pagi Buta

12 November 2019, 04: 52: 17 WIB | editor : ali mustofa

gerombolan, geng motor, kasus penganiayaan, aniaya mahasiswa, kerobokan bali, pagi buta, polsek kuta utara, polres badung

Ilustrasi (dok.jawapos.com)

Share this      

MANGUPURA - Seorang mahasiswa bernama I Kadek Ryo Krisna Dinata, menjadi korban aksi pengeroyokan yang diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor.

Kejadian itu sendiri terjadi di Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Minggu (10/11) sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Selajn itu, rekan dari pemuda 18 tahun itu bernama I Putu Gede Aris Prayoga Putra, 24, ikut menjadi korban dalam peristiwa itu. 

Menurut informasi, aksi penganiayaan bermula saat korban bersama rekannya mengendarai motor dari arah Jalan Mudu, Dusun Dalung dengan tujuan pulang ke rumahnya di Kerobokan.

Sesampainya di perempatan Gatot Subroto Barat dekat Alfamart Gatsu Barat, korban dihalangi oleh segerombolan pemuda.

Salah satu pelakunya diketahui bernama I Gede Deva Ariasa, 18, asal Dalung Permai, Kuta Utara, Badung.

"Gerombolan itu menghadang motor korban dan menyuruh korban turun dari motor," terang sumber polisi, Senin (11/11).

Karena melihat hal itu, korban memelas minta para pelaku untuk jangan menganiayanya. Namun, para pelaku malah nekat menganiaya para korban.

Kedua korban pun memutuskan untuk kabur mengendarai sepeda motor. Tidak tinggal diam, pelaku dan rekan-rennya yang disebut masih berstatus pelajar itu mengejar korban.

Sesampainya di TKP, kedua korban dihadang. Pelaku memukul korban I Kadek Ryo Krisna Dinata menggunakan tangan kosong pada bagian muka hingga luka.

Selain itu, korban I Putu Gede Aris Prayoga Putra juga ikut dipukuli hingga mengalami memar pada jidat dan pecah pada bibir.

Usai kejadian, korban melapor ke Polsek Kuta Utara. Hingga kini Polsek Kuta Utara telah mengamankan satu pelaku  I Gede Deva Ariasa.

Terkait kejadian ini, Kapolres Badung, AKBP Yudith Satria Hananta membenarkan. "Benar, kasusnya ditangani Polsek Kuta Utara," ujarnya.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Androyuan Elim mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Masih penyelidikan," katanya singkat.

(rb/mar/mus/JPR)

 TOP